Kabin Jet Mewah Kini Jadi Bidang Baru Pagani, Supercar Tak Lagi Satu-Satunya Panggung

Bagi Pagani, kabin jet pribadi kini menjadi ruang baru untuk memamerkan identitas merek yang selama ini melekat pada supercar. Melalui Pagani Arte, divisi gaya hidupnya, perusahaan Italia itu merancang interior untuk helikopter, jet pribadi, hingga pesawat berbadan lebar dengan pendekatan yang sangat personal.

Fokusnya tetap sama: material premium, kulit Italia berkualitas tinggi, dan serat karbon yang disusun sesuai permintaan pelanggan. Di pasar ultra-mewah, karakter semacam ini memberi Pagani ruang untuk menjangkau konsumen yang mencari kemewahan sekaligus detail yang dibuat khusus.

Dari jalan raya ke ruang udara

Langkah Pagani ke dunia aviasi bukan sekadar perluasan produk, tetapi juga perpanjangan dari filosofi desain mereka. Merek yang dikenal lewat Zonda dan Huayra itu membawa perhatian yang sama terhadap bentuk, material, dan presisi ke kabin yang jauh lebih besar daripada interior mobil.

Pagani menyebut kemampuan mengolah material premium sebagai salah satu keunggulan utamanya dalam membangun ruang kabin. Dari sana, permukaan interior dapat dilapisi kulit kelas atas dan diperkaya aksen karbon di berbagai titik, baik pada jet pribadi maupun helikopter.

Panggung pamer di Sao Paolo

Sisi aviasi Pagani tampil di Catarina Aviation Show di Sao Paolo. Ajang ini menjadi tempat yang tepat untuk memperlihatkan arah baru mereka kepada audiens yang memang menjadi target paling masuk akal untuk layanan seperti ini.

Di lokasi yang sama, Pagani juga menampilkan proyek yang sudah lebih dulu menarik perhatian, termasuk kabin hasil kerja sama dengan Airbus. Kehadiran berbagai karya itu memperlihatkan bahwa Pagani tidak hanya ingin dikenal sebagai pembuat mobil performa tinggi.

Proyek yang paling menonjol

Salah satu hasil kolaborasi yang paling menonjol datang pada 2017, saat Pagani bekerja sama dengan Airbus. Proyek itu melahirkan ACJ319 neo Infinito, sebuah kabin yang menggunakan layar melengkung beresolusi tinggi di langit-langit.

Layar tersebut menampilkan pemandangan langsung dari atas, sehingga penumpang mendapat sensasi seperti melihat keluar lewat sunroof berukuran sangat besar. Pendekatan ini menunjukkan bahwa kemewahan bagi Pagani tidak berhenti pada material, tetapi juga mencakup pengalaman visual di dalam kabin.

Kabin Gulfstream dan bahasa desain yang sama

Selain Airbus, Pagani juga membawa kabin yang mereka rancang untuk Gulfstream G650ER ke acara itu. Pendekatannya tetap konsisten, yakni menonjolkan kemewahan, kustomisasi, dan pengalaman visual yang kuat.

Kehadiran dua proyek itu memperlihatkan bagaimana bahasa desain Pagani bisa berpindah dari dunia supercar ke udara tanpa kehilangan ciri utamanya. Detail yang presisi dan permintaan personal pelanggan tetap menjadi pusat dari setiap rancangan.

Huayra R tetap jadi pengingat identitas Pagani

Di tengah fokus pada kabin pesawat mewah, Pagani juga menampilkan Huayra R. Mobil yang hanya dibuat untuk lintasan itu memang tidak terkait langsung dengan aviasi, tetapi tetap berada dalam dunia desain yang sama menurut Pagani.

Perusahaan menilai setiap garis pada Huayra R dibentuk untuk menembus udara. Karena itu, kehadirannya di acara penerbangan membantu menegaskan bahwa supercar masih menjadi fondasi identitas Pagani, meski sekarang mereka juga berbicara kepada pembeli jet pribadi.

Bagi Pagani, langit tampaknya menjadi panggung baru yang cocok untuk memperluas pengaruh desain mereka. Untuk pasar yang menuntut personalisasi ekstrem, dari kulit hingga serat karbon, kabin helikopter dan jet pribadi kini menjadi ruang lain untuk menunjukkan bahwa detail presisi tetap bisa menjadi pusat perhatian.

Source: www.carscoops.com

Baca Juga

Back to top button