Oppo Pad 5 Matte Display mengambil jalur yang tidak biasa di kelas tablet menengah. Perangkat ini tidak dibangun untuk mengejar skor tertinggi, melainkan untuk memberi pengalaman layar yang lebih nyaman saat dipakai membaca, menulis catatan, atau menatap dokumen dalam waktu lama.
Pilihan itu langsung terlihat dari hasil benchmark yang tidak berada di puncak, meski tetap kompetitif di beberapa sisi. Di saat sebagian rival lebih menonjolkan tenaga mentah, Oppo justru menaruh fokus besar pada panel matte berukuran 12,1 inci yang menjadi pembeda utamanya.
Performa yang sengaja tidak dibuat agresif
Varian yang diuji membawa 8GB RAM LPDDR5X dan penyimpanan 256GB UFS 3.1. Kombinasi ini membuat posisinya terasa aman untuk kebutuhan harian, tetapi belum cukup untuk menyalip beberapa pesaing yang menawarkan tenaga lebih besar.
Di GeekBench 6, Oppo Pad 5 Matte Display mencatat 1014 untuk single-core dan 3040 untuk multi-core. Angka itu sedikit lebih baik dari OnePlus Pad Go 2 yang memakai keluarga Dimensity 7300, namun masih kalah dari Poco Pad M1 dan tertinggal jauh dari Xiaomi Pad 7.
Xiaomi Pad 7 mencatat 1873 untuk single-core dan 5126 untuk multi-core. Sementara itu, Poco Pad M1 meraih 1244 dan 3285, sedangkan OnePlus Pad Go 2 berada di 907 dan 2939.
Pola serupa muncul di AnTuTu v10. Oppo mencetak 780553, lebih tinggi dari OnePlus Pad Go 2 yang meraih 719742, tetapi masih di bawah Poco Pad M1 dengan 817549 dan jauh dari Xiaomi Pad 7 yang mencapai 1446677.
Di AnTuTu v11, jarak dengan OnePlus kembali tipis. Oppo meraih 996187, sedangkan OnePlus Pad Go 2 mencatat 1022818 dan Poco Pad M1 1042295.
Grafis cukup untuk penggunaan ringan
Pada pengujian 3DMark Wild Life Extreme, Oppo Pad 5 Matte Display meraih 865 pada skor tertinggi dan 861 pada skor terendah. Hasil ini nyaris sejajar dengan OnePlus Pad Go 2 yang mencatat 877 dan 874.
Skor tersebut masih sanggup melampaui Redmi Pad 2 yang hanya mendapat 347 pada skor tertinggi. Namun, Oppo tetap tertinggal dari Poco Pad M1 yang mencatat 1103, dan jaraknya sangat jauh dari Xiaomi Pad 7 yang menembus 3031.
Angka itu menegaskan bahwa perangkat ini bukan pilihan utama untuk gaming berat. Untuk beban grafis yang lebih menuntut, beberapa tablet lain di kelas harga berdekatan masih menawarkan hasil yang lebih kencang.
Chipset modern, tapi bukan yang paling kencang
Oppo membekali tablet ini dengan Dimensity 7300 Ultra yang dibuat dengan proses 4nm TSMC N4. Chip tersebut memakai empat inti Cortex-A78 2,8GHz dan empat inti Cortex-A55, sehingga posisinya berada di kelas menengah untuk performa single-core maupun multi-core.
Susunan itu membuatnya terasa modern, tetapi tidak seekstrem chipset yang memakai inti prime Cortex-X4 seperti Snapdragon 7+ Gen 3. Snapdragon 7s Gen 4 juga disebut memiliki inti yang lebih baru dibanding CPU pada Dimensity 7300.
Di sisi grafis, Oppo memakai Mali-G615 MC2. GPU ini tergolong modern, tetapi jumlah intinya rendah, sehingga hasil akhirnya masih tertahan dibanding tablet dengan Snapdragon 888 lama maupun sejumlah chipset Snapdragon 7 series kelas menengah.
Layar matte menjadi alasan utama memilihnya
Pembeda paling jelas ada pada panel IPS LCD 12,1 inci dengan resolusi 2800 x 1980 piksel. Layar ini mendukung refresh rate 120Hz dan warna 12-bit, dengan arah penggunaan yang jelas untuk membaca dan menulis catatan.
Permukaan matte membuatnya berbeda dari layar glossy yang umum dipakai di banyak tablet lain. Sertifikasi TÜV Rheinland menyebut layar tersebut dapat memangkas refleksi hingga 97 persen dan mengurangi cahaya biru berbahaya sampai 70 persen.
Pendekatan itu menunjukkan prioritas Oppo pada kenyamanan visual. Karena fokusnya kuat di layar, chipset yang dipakai tidak didorong ke level yang paling agresif di kelasnya.
Posisi harga dan lawan terdekatnya
Di Malaysia, Oppo Pad 5 Matte Display varian Wi-Fi 8/256GB dibanderol MYR 2,100. Di Singapura, model yang sama dijual SGD 570.
Di sekitar harga itu, persaingan terlihat ketat. Xiaomi Pad 7 dijual MYR 1,500 atau SGD 500 dengan layar IPS LCD 11,2 inci 144Hz beresolusi 3200 x 2136 dan chipset Snapdragon 7+ Gen 3.
OnePlus Pad Go 2 dibanderol SGD 370 untuk versi 8/128GB. Tablet tersebut memakai layar IPS LCD 12,1 inci 120Hz beresolusi 2800 x 1980 dan menggunakan Dimensity 7300 Ultra yang sama.
Poco Pad M1 dijual MYR 1,000 atau SGD 350 untuk varian 8/256GB. Perangkat itu membawa layar IPS LCD 12,1 inci 120Hz beresolusi 2560 x 1600 dan chipset Snapdragon 7s Gen 4.
Dengan banderol tersebut, Oppo Pad 5 Matte Display tampil sebagai tablet yang lebih mengutamakan pengalaman layar anti-refleksi untuk kerja sekolah, dokumen kantor, membaca, meninjau file, dan mencatat. Penyimpanannya memakai UFS 3.1, setara dengan OnePlus Pad Go 2 dan Infinix XPad GT, tetapi tetap di bawah Xiaomi Pad 7 yang sudah memakai UFS 4.0 serta Poco Pad M1 dan Redmi Pad 2 yang masih memakai UFS 2.2.
Source: www.gsmarena.com