Toyota Kijang Super 2026 menonjol bukan hanya karena membawa nama legendaris, tetapi juga karena menawarkan efisiensi yang jauh lebih menarik untuk kebutuhan mobil keluarga. Di tengah pasar MPV yang semakin padat, versi hybrid dengan klaim konsumsi hingga 25 km/liter menjadi salah satu alasan paling kuat mengapa model ini kembali mencuri perhatian.
Nama Kijang memang punya tempat khusus di Indonesia sejak diperkenalkan pada 1977. Reputasinya makin besar pada era 1980-an hingga 1990-an saat Kijang Super dikenal tangguh, irit, dan pas untuk perjalanan jauh.
Desain baru dengan karakter keluarga yang tetap terasa
Pada tampilan luar, Kijang Super 2026 hadir dengan grille depan besar berlapis krom yang memberi kesan gagah. Lampu LED proyektor yang tajam ikut dipasang, sementara velg dual-tone 16 inci membuat tampilannya lebih sporty dan elegan.
Toyota juga membentuk bodi mobil ini agar lebih aerodinamis. Langkah itu dipakai untuk mendukung efisiensi bahan bakar tanpa menghilangkan karakter MPV keluarga yang selama ini melekat pada nama Kijang.
Kabin dibuat lebih nyaman dan modern
Masuk ke dalam, fokus utama ada pada nuansa yang lebih premium. Interior memakai material berkualitas tinggi dengan dominasi warna hitam dan aksen silver yang memberi kesan rapi serta modern.
Konfigurasi 7 kursi tetap dipertahankan untuk kebutuhan keluarga. Ruang kaki dan ruang kepala diklaim lega, sehingga mobil ini tetap nyaman dipakai harian maupun untuk perjalanan jauh.
Fitur hiburan dan kenyamanan juga ikut diperbarui. Layar sentuh 9 inci sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, sedangkan pendingin udara digital dual-zone hadir untuk menjaga kenyamanan seluruh penumpang.
Pilihan mesin menjadi daya tarik utama
Di balik kap mesin, Toyota menyiapkan dua pilihan yang menyasar kebutuhan berbeda. Untuk konsumen yang masih menginginkan mesin konvensional, tersedia mesin bensin 1.5L DOHC Dual VVT-i dengan tenaga 106 PS dan torsi 140 Nm.
Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan atau CVT otomatis. Opsi ini memberi fleksibilitas bagi konsumen yang mengutamakan sensasi berkendara tradisional atau ingin kemudahan saat berkendara harian.
Sorotan terbesar tetap berada pada varian hybrid 1.5L yang dikombinasikan dengan motor listrik melalui Toyota Hybrid System. Varian ini disebut mampu mencapai konsumsi bahan bakar hingga 25 km/liter, dengan karakter berkendara yang lebih halus dan senyap.
Bagi pengguna yang menghitung biaya operasional dalam jangka panjang, efisiensi itu menjadi nilai tambah penting. Di kelas MPV keluarga 7 penumpang, kombinasi nama besar dan teknologi hybrid membuat posisi model ini terasa cukup kuat.
Aspek keselamatan ikut diperhatikan
Selain efisiensi dan kenyamanan, Toyota juga membekali model ini dengan perlengkapan keselamatan yang memadai. ABS dan EBD hadir untuk membantu pengereman lebih optimal dalam berbagai kondisi.
Airbag ganda di bagian depan disiapkan sebagai perlindungan dasar bagi pengemudi dan penumpang depan. Vehicle Stability Control atau VSC juga disematkan untuk menjaga kestabilan kendaraan saat bermanuver.
Hill Start Assist turut hadir untuk membantu pengemudi saat memulai akselerasi di tanjakan. Fitur ini relevan untuk penggunaan di perkotaan maupun di jalur berbukit.
Harga dan posisi di pasar
Kijang Super 2026 disebut hadir mulai Rp240 juta untuk varian dasar. Sementara itu, varian tertinggi dipatok di angka Rp360 juta.
Rentang harga tersebut membuatnya berada di posisi yang cukup kompetitif di segmen MPV keluarga 7 penumpang. Dengan nama yang sudah kuat, desain yang lebih modern, kabin lapang, serta pilihan hybrid yang lebih irit, model ini diposisikan untuk memperkuat langkah Toyota di pasar MPV.





