Modal Rp 1 Juta di Teras Rumah, Affan Kini Kelola Agen BRILink Ramai di Depok

Antrean pelanggan yang muncul di Affan Cell menjadi tanda paling jelas bahwa usaha kecil bisa tumbuh besar ketika dikelola dengan sabar dan konsisten. Di gerai yang berada di Jalan Sulaiman, Kota Depok, layanan pulsa, servis ponsel, dan Agen BRILink berjalan berdampingan hingga membuat toko itu ramai didatangi warga.

Ramainya gerai tersebut tidak lahir dalam waktu singkat. Di balik usaha yang kini memiliki delapan pegawai itu, ada perjalanan panjang Amilludin Affan yang pernah memulai hidup dari pekerjaan serabutan, lalu perlahan membangun bisnis dari modal sekitar Rp 1 juta.

Dari pekerjaan serabutan ke usaha sendiri

Sebelum punya gerai yang ramai, Affan sempat melewati masa sulit setelah lulus sekolah. Ia berkali-kali melamar kerja, tetapi hasilnya belum memuaskan, sehingga ia bertahan dengan berjualan kopi keliling bersama teman dan bekerja sebagai kuli panggul barang berat.

Dari situ, ia kemudian masuk ke dunia usaha pulsa dengan bekerja sebagai operator di sebuah konter pulsa di Pancoran Mas, Kota Depok. Pengalaman itulah yang membuatnya memahami seluk-beluk bisnis yang kelak ia jalankan sendiri.

Dengan modal awal yang hanya sekitar Rp 1 juta, Affan membuka usaha pada 2011. Saat itu, etalase kacanya cuma sepanjang 1 meter dan teras rumah orang tuanya menjadi tempat berjualan.

Pelan-pelan berkembang

Pada masa awal, Affan menjalankan usaha seorang diri dan mengandalkan keuntungan tipis dari setiap transaksi. Dari setiap penjualan pulsa, ia menyisihkan sekitar Rp 1.000 untuk terus memutar usaha agar perlahan tumbuh.

Perubahan mulai terlihat sekitar 2014 ketika ia pindah ke ruko yang lebih besar di Jalan Sulaiman. Sejak saat itu, ia mulai merekrut dua pegawai dari warga sekitar atau kerabat yang membutuhkan pekerjaan.

Bisnisnya kemudian berkembang lebih jauh hingga kini memiliki delapan pegawai. Mereka dibagi dalam dua shift, pagi dan sore, masing-masing empat orang, untuk menangani layanan servis ponsel dan transaksi Agen BRILink.

BRILink jadi penopang utama

Di antara berbagai layanan yang tersedia, Agen BRILink menjadi penopang besar bagi Affan Cell. Layanan ini menyumbang sekitar 50 persen dari total pendapatan toko, sementara sisanya datang dari penjualan pulsa dan jasa servis ponsel.

Affan sudah menjalankan BRILink secara konsisten selama tujuh tahun hingga usahanya naik level menjadi juragan. Dalam sebulan, transaksi di gerainya bisa mencapai sekitar 4.000 transaksi dengan total perputaran uang berkisar Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar.

Pendapatan dari layanan ini datang dari biaya admin. Untuk transaksi di bawah Rp 2 juta, ia mengambil Rp 5.000 per transaksi, sedangkan nominal di atas itu mengikuti penyesuaian tarif, sementara BRI memberi komisi sekitar Rp 1.500 untuk setiap transaksi yang berhasil diproses.

Lokasi dan kebutuhan warga ikut mendorong ramainya gerai

Letak toko juga membuat gerai itu cepat dikenal warga. Kemacetan di Jalan Raya Muchtar dan keberadaan juru parkir di lokasi lain membuat banyak orang memilih bertransaksi di sana agar lebih hemat waktu dan biaya.

Bagi pelanggan, layanan di gerai itu terasa praktis. Seorang pekerja bangunan bernama Anton menilai Agen BRILink memudahkannya mengirim uang ke kampung halaman tanpa harus jauh-jauh atau terjebak macet.

Anton juga merasakan fleksibilitas tarik tunai yang tidak selalu harus kelipatan besar seperti di ATM. Di Agen BRILink, penarikan uang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, bahkan Rp 20 ribu pun dilayani.

Dari satu meter etalase ke jaringan layanan ramai

Meski usahanya sudah berkembang, Affan tetap turun langsung mendampingi pegawainya di garda terdepan. Dua layanan utama yang kini menjadi fokus adalah servis ponsel dan transaksi Agen BRILink, sementara pulsa tetap menjadi bagian dari aktivitas toko.

Perjalanan ini memperlihatkan bagaimana usaha kecil bisa berubah menjadi titik layanan yang sibuk ketika pengalaman, ketekunan, dan kebutuhan warga bertemu di satu tempat. Di Depok, Affan Cell kini bukan lagi sekadar konter pulsa, melainkan gerai yang menjadi tujuan banyak orang untuk urusan harian.

Di sisi lain, BRI terus memperluas jaringan Agen BRILink sebagai kanal utama untuk mendekatkan layanan keuangan ke masyarakat. Menurut Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya, jaringan ini memudahkan transaksi dan mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah.

BRI mencatat, pada akhir Maret 2026 jumlah Agen BRILink mencapai lebih dari 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa atau lebih dari 80 persen total desa di Indonesia. Jangkauan itu menegaskan peran Agen BRILink sebagai layanan keuangan berbasis kemitraan tingkat desa.

Baca Juga

Back to top button