Pemain Dune: Awakening yang selama ini lebih suka bermain sendiri akhirnya mendapat jalur yang lebih jelas. Funcom akan menambahkan mode singleplayer pada 22 September, dan pembaruan ini juga membawa sejumlah penyesuaian yang membuat pengalaman bertahan hidup di dunia Dune terasa lebih leluasa untuk dimainkan tanpa bergantung pada keramaian server publik.
Langkah ini menarik karena game tersebut sejak awal sebenarnya sudah memberi ruang untuk bermain dengan ritme sendiri. Dari fase awal cerita sampai sebagian besar area Deep Desert, pemain bisa bertahan tanpa banyak interaksi langsung dengan orang lain, sementara private server sudah tersedia bagi mereka yang ingin bermain hanya bersama teman atau kelompok kecil.
Mode solo yang lebih fleksibel
Mode singleplayer disebut sebagai salah satu fitur yang paling banyak diminta sejak peluncuran. Funcom juga memastikan mode ini akan memuat babak final dari cerita Book One Dune: Awakening, sehingga pemain bisa menuntaskan alur dari awal sampai akhir dalam satu jalur permainan yang lebih mandiri.
Meski fokusnya solo, Funcom tidak menutup akses ke cara bermain lain. Pemain tetap bisa berada di private server bersama teman, atau memilih bertahan di server multiplayer yang lebih besar seperti sebelumnya.
Perubahan penting lain ada pada pengaturan tingkat kesulitan. Mode singleplayer menyediakan tiga preset difficulty untuk pengalaman survival, atau opsi kustom penuh agar setiap setelan bisa diatur lebih rinci sesuai kebutuhan pemain.
Tempo permainan bisa diatur lebih bebas
Funcom juga memberi ruang untuk menyesuaikan laju progres. Pemain dapat mempercepat perolehan pengalaman, membuat musuh lebih mudah dihadapi, atau mempercepat proses harvesting.
Bagi pemain yang ingin membangun progres dengan ritme santai, opsi itu membuat pengalaman bermain terasa lebih lentur. Sebaliknya, pemain yang ingin tantangan tetap bisa mempertahankan pengaturan yang lebih ketat.
Deep Desert tidak lagi menghapus basis setiap pekan
Salah satu perubahan yang paling menonjol ada di Deep Desert. Dalam mode singleplayer, pemain tetap bisa membangun basis di area itu, tetapi map tidak akan di-reset dan bangunan tidak akan dihapus setiap minggu.
Coriolis Storm masih tetap hadir sebagai event cuaca. Bedanya, dampaknya dibuat lebih ringan, sehingga pemain mungkin masih perlu memperbaiki basis di Deep Desert, tetapi tidak lagi berada dalam risiko kehilangan seluruh bangunan.
Bagi pemain yang selama ini enggan membangun terlalu jauh karena khawatir harus mengulang dari nol, perubahan ini jelas menjadi kabar besar. Funcom tampaknya ingin mengurangi rasa frustrasi tanpa menghilangkan tantangan utama yang membuat area itu tetap relevan.
Endgame dan perpindahan karakter tetap diatur jelas
Mode singleplayer juga tetap mempertahankan Landsraad, kompetisi endgame mingguan yang di versi multiplayer berfokus pada konflik faksi. Agar nuansa kompetitifnya tetap ada, Funcom akan mensimulasikan kehadiran pemain lain dalam konflik tersebut.
Aturan karakter dan server juga dijelaskan cukup tegas. Karakter singleplayer tetap eksklusif untuk mode tersebut, sedangkan karakter dari private dan self-hosted server bisa dimainkan di keduanya serta dipindahkan antarserver private maupun self-hosted.
Untuk karakter dari official server, pemain bisa memindahkannya ke official server lain atau ke private maupun self-hosted server. Namun, perpindahan kembali ke official server tidak diperbolehkan demi menjaga integritas server resmi.
Jika ada basis dan kendaraan yang sudah di-backup, aset itu juga akan ikut terbawa saat perpindahan dilakukan. Funcom masih menyiapkan detail tambahan menjelang rilis mode singleplayer pada 22 September, tetapi arah pembaruannya sudah terlihat jelas: lebih fleksibel untuk pemain solo, lebih aman untuk progres, dan lebih ramah bagi mereka yang tidak ingin Deep Desert berubah jadi siklus reset mingguan.





