Bagi pengguna yang mengincar motor listrik untuk rutinitas padat, Zongsen IS5 langsung menonjol lewat dua hal yang sulit diabaikan: jarak tempuh hingga 300 kilometer dan waktu pengisian sekitar 40 menit. Kombinasi ini membuat model dari Selan Electric tersebut terlihat serius menyasar kebutuhan mobilitas harian sekaligus perjalanan yang lebih jauh.
Di tengah pasar motor listrik yang makin ramai, dua aspek itu memang sering menjadi pertimbangan utama. Jarak jelajah yang panjang dan waktu isi daya yang singkat kerap menentukan apakah sebuah motor benar-benar praktis dipakai atau justru terasa merepotkan.
Dua pendekatan tenaga dalam satu model
Zongsen IS5 tampil berbeda karena membawa varian hybrid. Pada versi ini, motor tidak hanya mengandalkan baterai, tetapi juga mendapat bantuan dari sistem pembangkit energi.
Dalam mode listrik murni, IS5 memakai baterai lithium 60 volt 31 Ah. Jarak tempuhnya sekitar 70 kilometer, sehingga masih cocok untuk kebutuhan harian di area perkotaan.
Saat sistem hybrid aktif, kemampuan jelajahnya naik jauh. Total jarak tempuh yang diklaim bisa mencapai 300 kilometer, membuat motor ini lebih siap dipakai untuk rute yang lebih panjang.
Efisiensi energinya juga ikut disorot. Ketika pembangkit daya bekerja, konsumsi bahan bakar disebut hanya sekitar 1,5 liter untuk 100 kilometer.
Ada juga versi listrik murni
Selain varian hybrid, IS5 juga tersedia dalam pilihan listrik murni. Opsi ini ditujukan bagi pengguna yang ingin sepenuhnya bergantung pada baterai tanpa bantuan sistem pembangkit tambahan.
Versi listrik murni tersebut menggunakan dua hingga tiga baterai lithium 60 volt 31 Ah. Dengan tiga baterai, jarak tempuhnya diklaim dapat mencapai 180 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Pilihan ini memberi ruang yang lebih fleksibel bagi calon pengguna. Pengendara di dalam kota bisa memilih konfigurasi yang lebih ringkas, sedangkan yang membutuhkan daya jelajah lebih besar dapat mengejar kapasitas yang lebih panjang.
Teknologi Sirif menjadi basis pengelolaan energi
Selan Electric membekali IS5 dengan platform teknologi Sirif sebagai dasar pengaturan energinya. Sistem ini dirancang agar baterai tetap terisi baik saat motor dipakai maupun ketika sedang parkir.
Pendekatan tersebut disebut membantu memangkas waktu tunggu pengisian daya dan mendukung umur baterai yang lebih panjang. Saat perjalanan masih pendek, motor bisa berjalan dengan tenaga listrik murni, lalu sistem pembangkit daya ikut bekerja ketika kebutuhan energi bertambah.
Sirif juga memiliki fitur pemulihan daya. Fitur ini memasok energi tambahan dalam jumlah kecil secara terus-menerus agar efisiensi kendaraan tetap terjaga.
Pengisian cepat menjadi nilai jual penting
Di luar soal jarak tempuh, fleksibilitas pengisian daya menjadi daya tarik lain yang kuat. Zongsen IS5 bisa diisi lewat listrik rumah tangga 220 volt dengan waktu sekitar dua hingga tiga jam untuk satu baterai sampai penuh.
Sorotan utamanya ada pada dukungan pengisian cepat. Dengan stasiun pengisian berkapasitas 22.000 watt, baterainya diklaim bisa penuh hanya dalam sekitar 40 menit.
Bagi pengguna yang sering berpacu dengan waktu, kemampuan ini jelas menjadi keunggulan penting. Waktu tunggu yang singkat membuat motor listrik terasa lebih mudah disesuaikan dengan ritme aktivitas harian yang padat.
Baterai juga bisa jadi sumber listrik tambahan
IS5 tidak berhenti sebagai kendaraan roda dua. Baterainya juga dapat digunakan sebagai sumber listrik eksternal dengan daya hingga 1.000 watt.
Fungsi ini membuka kegunaan tambahan sebagai catu daya portabel untuk perangkat elektronik. Kemampuan tersebut berguna untuk aktivitas luar ruangan, perjalanan jauh, atau kondisi darurat ketika dibutuhkan pasokan listrik tambahan.
Dengan paket fitur seperti itu, Zongsen IS5 tidak hanya bertumpu pada angka jarak tempuh besar. Model ini juga mengandalkan opsi hybrid, pengisian cepat, efisiensi energi, dan fungsi tambahan yang membuatnya terasa lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan.
Detail harga dan jadwal peluncuran resminya belum diumumkan. Namun, kombinasi daya jelajah 300 kilometer, pengisian 40 menit, dan teknologi hybrid yang dibawa sudah cukup membuat motor ini mencuri perhatian di segmen motor listrik jarak jauh.





