Motorola Razr Fold FIFA Edition Tampil Dengan Emas 24 Karat, Dibanderol Rp 32 Jutaan

Motorola membawa Razr Fold ke level yang lebih eksklusif lewat edisi FIFA yang tampil dengan logo emas 24 karat di bagian belakang. Sentuhan itu membuat ponsel lipat ini bukan sekadar perangkat premium, tetapi juga produk yang sengaja dirancang untuk menarik perhatian pembeli di segmen atas.

Edisi khusus ini hadir di India dengan nuansa FIFA World Cup 26 yang terasa kuat sejak tampilan luar hingga isi perangkat. Motorola memadukan desain bertema sepak bola, spesifikasi kelas flagship, dan identitas visual yang dibuat lebih mewah dibanding varian biasa.

Sentuhan emas yang jadi pembeda

Fokus utama dari Razr Fold FIFA Edition ada pada logo FIFA di bodi belakang yang dilapisi emas 24 karat. Detail ini langsung menjadi ciri paling mudah dikenali dan membedakan edisi tersebut dari ponsel lipat lain di kelasnya.

Motorola juga tidak menghadirkan model ini dalam banyak pilihan. Perangkat hanya tersedia pada konfigurasi tertinggi dengan RAM 16 GB dan penyimpanan internal 512 GB, sehingga kesan eksklusifnya tidak hanya muncul dari sisi tampilan.

Spesifikasi layar dan bodi tetap mengarah ke kelas premium

Di luar unsur edisi khusus, Razr Fold tetap mempertahankan karakter ponsel lipat modern yang ramping. Saat dilipat, ketebalannya 9,9 mm, lalu menjadi 4,6 mm ketika dibuka penuh, dengan bobot 244 gram.

Motorola juga membekali perangkat ini dengan sertifikasi IP48/IP49 untuk perlindungan dari debu dan percikan air. Kombinasi bodi tipis dan perlindungan tersebut membuat perangkat ini tetap terasa siap digunakan dalam aktivitas harian.

Layar luarnya menggunakan panel pOLED 6,6 inci dengan refresh rate 165Hz. Tingkat kecerahannya mencapai 6.000 nits, sehingga layar tetap nyaman dilihat di bawah cahaya terang.

Bagian dalamnya memakai layar LTPO 8,1 inci dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan hingga 6.200 nits. Ukuran itu memberi ruang lebih lega untuk menonton, bekerja, maupun multitasking dalam format lipat.

Performa tinggi dan dukungan stylus

Untuk urusan tenaga, Motorola menyematkan Snapdragon 8 Gen 5 bersama RAM LPDDR5X hingga 16 GB. Kombinasi ini ditujukan untuk menjalankan game berat, pengeditan video, dan penggunaan banyak aplikasi secara bersamaan.

Perangkat ini juga mendukung Motorola Pen Ultra. Kehadiran stylus tersebut membuat layar besar lebih fleksibel dipakai untuk menulis, menggambar, atau mencatat.

Dari sisi daya, Razr Fold membawa baterai 6.000 mAh berbasis silikon-karbon. Pengisian dayanya mendukung fast charging 80W dan wireless charging 50W.

Kamera dan tema FIFA di dalam perangkat

Pada sektor kamera, Motorola menempatkan tiga kamera belakang 50 MP di edisi ini. Kamera utama memakai sensor Sony LYTIA 828 dengan OIS, lalu ada kamera ultrawide 50 MP dengan sudut pandang 122 derajat dan kamera periskop 50 MP dengan zoom optik 3x.

Untuk selfie dan panggilan video, tersedia kamera depan 32 MP di layar luar serta kamera 20 MP di layar dalam. Susunan ini memberi pilihan pemotretan yang lebih lengkap dalam dua mode penggunaan ponsel lipat.

Motorola juga menyiapkan tema antarmuka khusus bertema Piala Dunia. Wallpaper, ikon, animasi, ringtone, dan watermark foto dibuat selaras dengan FIFA World Cup 26, sementara game FIFA Heroes sudah tersedia bawaan.

Perangkat lunak dan posisinya di pasar

Razr Fold FIFA Edition menjalankan Android 16 dan dijanjikan mendapat tujuh kali upgrade Android serta tujuh tahun pembaruan keamanan. Dukungan perangkat lunak tersebut melengkapi kesan flagship yang sudah dibangun dari sisi desain dan spesifikasi.

Dengan banderol sekitar Rp 32 jutaan, perangkat ini jelas masuk ke kategori premium yang sangat spesifik. Motorola menempatkannya sebagai ponsel lipat untuk pengguna yang menginginkan kombinasi spesifikasi tinggi, tampilan eksklusif, dan identitas FIFA yang sangat menonjol.

Source: pemmzchannel.com
Exit mobile version