Keuntungan Delollie Cake & Cookies tidak naik karena harga jual dipacu tinggi. Justru, usaha camilan sehat asal Nglipar, Gunungkidul, itu mendapat dorongan besar setelah pembukuan dibuat lebih rapi dan perhitungan biaya disusun lebih presisi.
Perubahan tersebut terjadi setelah Olya Widowati Putri mengikuti pelatihan BRIncubator dari BRI. Dari sana, omzet usaha naik 10 sampai 20 persen dan margin laba bisa mencapai 45 persen tanpa membebani pembeli dengan kenaikan harga yang agresif.
Biaya yang tadinya dihitung kasar mulai dicatat satu per satu
Sebelum masuk program inkubasi, Delollie Cake & Cookies masih dijalankan dengan cara konvensional. Pembukuan belum tertata, sementara biaya produksi banyak dihitung berdasarkan perkiraan.
Setelah menjadi nasabah BRI dan mengikuti BRIncubator, Olya mendapat materi pengembangan usaha yang lebih menyeluruh. Ia mempelajari pengemasan produk, promosi lewat media sosial, serta pembenahan manajemen usaha.
Perubahan paling terasa datang saat ia mulai memahami Harga Pokok Penjualan atau HPP. Komponen biaya yang sebelumnya sering luput kini dicatat lebih detail, termasuk listrik untuk oven, penggunaan gas, dan alat kerja pendukung.
Pembukuan rapi membuat margin laba ikut terkerek
Dulu, biaya listrik hanya diperkirakan secara sederhana. Setelah perhitungan dibuat lebih rinci, seluruh pengeluaran menjadi lebih jelas dan profit usaha bisa meningkat karena biaya asli benar-benar terpantau.
Akurasi itu ikut mengubah cara usaha menetapkan harga. Dengan mengetahui biaya produksi secara rinci, Delollie Cake & Cookies bisa menentukan margin laba yang lebih maksimal tanpa membuat produk kehilangan daya saing di pasaran.
Sebelum pembukuan dibenahi, keuntungan usaha berada di kisaran 25 sampai 30 persen dari setiap harga jual. Setelah penggunaan kalkulator HPP dan efisiensi manajemen dari BRIncubator, margin laba naik hingga 45 persen.
Kondisi tersebut dinilai penting karena peningkatan laba terjadi tanpa lonjakan harga sepihak. Catatan keuangan yang lebih rinci juga membuat kondisi finansial usaha jauh lebih sehat dibanding sebelumnya.
Tambahan keuntungan itu tidak berhenti di kas usaha. Olya mengalokasikannya untuk memperkuat modal kerja dan mendukung pengembangan produksi.
Camilan sehat berbahan gaplek punya pasar yang terus tumbuh
Delollie Cake & Cookies membangun identitas lewat camilan sehat berbahan gaplek. Produk andalannya meliputi cookies gaplek dan brownies sehat yang terus didorong agar punya daya saing lebih baik.
Permintaan konsumen juga datang langsung ke Nglipar untuk melihat berbagai varian produk. Karena itu, ruang pajang yang lebih layak dinilai penting agar pengunjung merasa lebih nyaman saat datang.
Pembukuan yang tertata memberi dampak lain yang tidak kalah besar, yaitu meningkatkan kredibilitas usaha di mata perbankan. Dengan transaksi yang rapi lewat QRIS dan buku kas yang tertib, Olya merasa lebih siap mengakses pembiayaan KUR BRI di masa mendatang.
Data keuangan yang valid menjadi bekal penting untuk menunjukkan bahwa usaha layak mendapat dukungan modal. Bagi banyak UMKM, kesiapan administrasi seperti ini sering menjadi langkah awal sebelum ekspansi.
Rencana perluasan usaha diarahkan ke rumah produksi
Olya berencana memakai dukungan pembiayaan untuk memperbaiki rumah produksinya. Ia ingin merenovasi bagian atap sekaligus membangun lantai dua sebagai area display produk dan ruang menerima tamu.
Kebutuhan itu berkaitan langsung dengan pengembangan pasar. Tempat yang lebih layak akan membantu pengalaman pengunjung yang datang langsung dan memberi ruang yang lebih profesional untuk memperlihatkan produk.
Permintaan terhadap produk sehat berbahan gaplek juga mendorong langkah baru lain. Olya ingin membuka program cooking class, baik daring maupun luring, karena banyak konsumen meminta pelatihan langsung.
Program edukasi itu diarahkan untuk menularkan inovasi pangan lokal agar masyarakat lebih melihat potensi bahan di sekitarnya. Untuk mewujudkannya, ia membutuhkan dapur yang lebih luas dan fasilitas yang memadai.
Kitchen island untuk demonstrasi memasak menjadi salah satu kebutuhan utama agar kegiatan belajar berlangsung lebih profesional. Selama tiga tahun fokus pada inovasi gaplek, Olya melihat UMKM desa bisa naik kelas jika mau belajar dan menjaga pembukuan tetap benar.
BRIncubator sendiri terbuka bagi berbagai bidang usaha, mulai dari Food & Beverages, Fashion & Beauty, Home Decor, hingga Craft. Pendaftaran awal dilakukan melalui linkumkm.id dengan melengkapi data diri, membaca syarat dan ketentuan, lalu mengaktivasi akun lewat email sebelum masuk ke laman pendaftaran BRIncubator dan mengisi profil diri, profil usaha, informasi produk, serta profil bank hingga terdaftar pada program 2026.





