QuietComfort Ultra Gen 2 Masih Tertahan Harga, Nilainya Baru Terasa Saat Generasi Lama Menghilang

Bose QuietComfort Ultra Gen 2 datang dengan posisi yang serba hati-hati. Headphone ini tidak membawa lonjakan besar, melainkan serangkaian penyempurnaan kecil yang membuatnya terasa lebih matang, tetapi belum otomatis menjadi pilihan paling mudah di kelas over-ear premium.

Di atas kertas, perangkat ini memang berada di kelas harga tinggi, yakni sekitar $399 / £399. Bose membekalinya dengan Bluetooth 5.4, dukungan SBC, AAC, dan aptX Adaptive, baterai sekitar 30 jam, bobot 250 gram, serta driver 35mm.

Peningkatan ada, tetapi belum mengubah cerita besar

Dibanding generasi pertama, QuietComfort Ultra Gen 2 membawa beberapa pembaruan yang cukup relevan. ANC dibuat sedikit lebih baik, Immersive Audio mendapat peningkatan, dan port USB-C kini juga bisa dipakai untuk mendengarkan lewat kabel.

Namun, perbaikan itu tetap terasa bertahap. Dalam pengujian maksimum, performa ANC Gen 2 hanya sedikit lebih efektif daripada Sony WH-1000XM6, sehingga selisihnya tidak cukup besar untuk menjadi alasan utama membeli.

Karakter suara yang mudah disukai

Di sisi audio, Bose masih mempertahankan ciri khas yang sudah akrab. Suaranya cenderung hangat, detail, dan lapang, dengan midrange yang bersih sehingga vokal terdengar jelas dan instrumen tetap tertata rapi di berbagai lapisan lagu.

Bass masih cenderung berlebih, terutama saat memutar Moby’s Play. Dentuman rendah terasa agak besar, sementara treble ikut menonjol meski tidak sampai tajam atau sibilan.

Karena itu, EQ bawaan menjadi bagian penting dari pengalaman memakai headphone ini. Aplikasi Bose menyediakan EQ tiga band yang sederhana, dan pengaturan untuk meredam bass serta treble membantu suara terasa lebih seimbang di banyak lagu.

Fitur yang lebih cocok untuk tontonan

Bose masih menempatkan Immersive Audio sebagai salah satu fitur utama. Audio spasial yang mengikuti gerakan kepala ini dinilai kurang meyakinkan untuk musik karena mengurangi rentang dinamis dan manfaatnya tidak terasa sebanding.

Situasinya berbeda saat dipakai untuk film dan serial. Mode Cinema memadukan ANC dan Immersive Audio untuk menciptakan sensasi seperti suara surround, dengan hasil yang terasa cukup imersif dan dialog tetap jelas.

Aplikasi Bose juga menyediakan tiga pilihan kontrol kebisingan. Pengguna bisa memilih mode Quiet untuk menutup suara luar sepenuhnya, mode Aware untuk tetap peka pada lingkungan sekitar, atau pengaturan khusus sesuai kebutuhan.

Nilai beli masih terganjal generasi lama

Masalah terbesar QuietComfort Ultra Gen 2 bukan pada kemampuan dasarnya, melainkan pada posisinya di pasar. Harga jualnya lebih mahal daripada Sennheiser Momentum 4, tetapi masih lebih murah daripada Apple AirPods Max.

Meski begitu, keberadaan QuietComfort Ultra generasi pertama yang masih dijual luas membuat Gen 2 sulit langsung terasa rasional. Selisih sekitar $100 / £100 memaksa pembeli berpikir keras apakah peningkatan kecil pada model baru layak ditebus dengan biaya tambahan.

Dalam kondisi seperti ini, generasi pertama justru terlihat lebih masuk akal karena pengalaman yang ditawarkan sangat mirip dengan harga yang lebih rendah. QuietComfort Ultra Gen 2 baru terasa lebih kuat saat model lama mulai menghilang dari peredaran dan selisih harga menjadi lebih masuk akal.

Tetap unggul di kenyamanan harian

Di luar perdebatan soal harga, kenyamanan tetap menjadi nilai jual terbesar Bose. Earcup yang lembut dan headband yang empuk membuat headphone ini nyaman dipakai berjam-jam tanpa terasa membebani kepala.

Desain engselnya juga memungkinkan perangkat dilipat ke dalam case berbentuk kapsul yang cukup ringkas. Kontrol sentuh di earcup terasa intuitif, sementara warna Midnight Violet pada unit uji memberi kesan yang cukup khas.

Exit mobile version