Rp34 Jutaan, Aerox Cyber City Tampil Mencolok Dengan Kokpit Digital dan Velg Belang

Yamaha Aerox Cyber City langsung menarik perhatian lewat kombinasi warna yang tidak biasa dan harga yang masih berada di kisaran Rp34 juta lebih OTR Jakarta. Di kelas skutik sporty, varian ini menonjol bukan karena perubahan besar pada bentuk, melainkan karena cara Yamaha membangun identitas visualnya dari depan sampai belakang.

Pilihan warna pabriknya dibuat berani dengan perpaduan hitam, ungu, dan oranye yang konsisten di banyak bagian bodi. Efeknya, Aerox Cyber City terlihat berbeda sejak pertama kali dilihat, terutama karena pendekatan desainnya memang sengaja diarahkan untuk tampil mencolok.

Warna dan detail eksterior yang jadi pembeda

Bagian depan motor tampil serba hitam hingga area visor. Dasi depan juga memakai warna hitam dengan logo Yamaha di tengah, lalu aksen hitam glossy dan stripping oranye-ungu bertuliskan Aerox muncul di kanan dan kiri.

Karakter sporty makin kuat lewat sektor pencahayaan. Headlamp sudah memakai LED dengan desain menyerupai mata terpisah di kanan dan kiri, sementara DRL putih ditempatkan di bagian atas.

Di sisi bodi, Yamaha memasukkan warna ungu doff dengan tulisan Yamaha putih. Sayap samping memakai hitam glossy dengan stripping oranye-ungu bertuliskan VVA, sehingga identitas Cyber City tetap terasa saat motor dilihat dari samping.

Salah satu detail yang paling mudah dikenali ada di roda. Velg depan dibuat ungu doff dan velg belakang oranye, keduanya memakai desain berbentuk V yang membuat tampilannya berbeda dari skutik pada umumnya.

Kokpit digital dan fitur harian

Masuk ke area pengendara, bagian kokpit menjadi salah satu daya tarik utama. Speedometer sudah full digital dengan tampilan sporty dan informasi yang disebut lengkap.

Area dashboard memakai material plastik kasar. Di sisi kiri, tersedia laci penyimpanan tertutup yang di dalamnya ada power charging atau power outlet tipe USB.

Fitur kepraktisan lain juga ikut disematkan lewat smart key atau keyless. Kehadiran fitur ini membuat Aerox Cyber City terasa lebih modern untuk penggunaan harian.

Mesin, pengereman, dan kaki-kaki

Untuk urusan performa, varian ini memakai mesin 155 cc VVA. Mesin tersebut sudah DUKOR, sesuai detail spesifikasi yang disebutkan.

Sektor pengereman dibuat serius untuk mendukung karakter sporty. Rem depan sudah cakram dan dilengkapi ABS dengan kaliper satu piston, sedangkan rem belakang juga memakai cakram.

Di bagian belakang, Yamaha memasang double shock dengan shock tabung. Di depan, suspensi teleskopik masih dipertahankan dengan spakbor hitam glossy dan aksen doff di sisi samping.

Bagasi dan bagian belakang tetap selaras

Bagian tengah bodi membawa kombinasi oranye dan hitam dengan tulisan Aerox berukuran besar. Jok memakai warna hitam dengan jahitan putih serta tulisan Aerox di bagian belakang.

Kapasitas tangki bahan bakarnya disebut 5,5 liter. Sementara itu, bagasi berada di kisaran 24 liter sehingga masih tergolong besar untuk skutik sporty.

Area belakang tetap menjaga benang merah desain yang sama. Bodi mengusung warna hitam glossy dengan tulisan Aerox dan perpaduan oranye-hitam, lalu sentuhan ungu kembali muncul agar tampilan dari depan ke belakang tetap nyambung.

Stoplamp belakang juga dibuat selaras dengan karakter sporty motor ini. Desainnya disebut menyerupai Yamaha R1, sedangkan posisi sein dibuat terpisah di bagian atas.

Dengan banderol Rp34 juta lebih OTR Jakarta, Aerox Cyber City menempatkan desain sebagai nilai jual paling kuat. Warna bodi yang berani, velg belang depan-belakang, pencahayaan full LED, kokpit digital, keyless, dan bagasi 24 liter membuat varian ini tampil menonjol di lini Aerox.

Baca Juga

Back to top button