Motor listrik ini menonjol di kelas harga Rp7 jutaan karena tidak tampil seperti kendaraan murah pada umumnya. Bentuk bodinya ringkas, nuansanya futuristik, dan perlengkapannya cukup lengkap untuk kebutuhan harian di dalam kota.
Kesan modern itu langsung terlihat dari bagian depan yang memakai lampu dengan bentuk unik. Penerangan utama sudah full LED, begitu juga stop lamp di belakang, sehingga tampilan keseluruhan terasa lebih rapi sekaligus membantu visibilitas saat malam.
Fitur praktis untuk pemakaian harian
Di area kokpit, motor ini sudah dibekali panel instrumen digital penuh. Informasi seperti kecepatan, indikator baterai, dan mode berkendara ditampilkan secara ringkas agar mudah dibaca saat berkendara.
Ada juga laci dashboard di bagian depan yang dilengkapi port USB. Fitur ini memudahkan pengendara mengisi daya ponsel selama perjalanan tanpa perlu perangkat tambahan.
Tata letak tombol di setang dibuat fungsional. Sisi kiri memuat tombol lampu jauh-dekat, sein, dan klakson, sedangkan sisi kanan berisi pengaturan mode kecepatan, lampu daylight, lampu malam, dan parking mode.
Performa yang diarahkan untuk mobilitas kota
Di balik tampilan futuristiknya, motor listrik ini mengandalkan baterai 60 volt 20,2 Ah dan dinamo dengan tenaga maksimal 800 watt. Spesifikasi itu membuatnya lebih cocok untuk penggunaan dalam kota dan perjalanan jarak pendek.
Tersedia tiga mode berkendara, yaitu Eco, Normal, dan Sport. Pengendara bisa memilih mode yang sesuai dengan kondisi jalan atau kebutuhan efisiensi baterai.
Kecepatan maksimalnya mencapai 55 kilometer per jam. Sementara itu, jarak tempuh sekali pengisian daya penuh berada di kisaran 55 kilometer.
Ruang simpan dan kenyamanan ikut jadi perhatian
Motor ini juga menawarkan bagasi di bawah jok yang disebut cukup lega untuk membawa jas hujan dan perlengkapan kecil lain. Joknya dibuat cukup luas untuk pengendara dan penumpang, sehingga tetap mendukung penggunaan harian.
Di bagian belakang, tersedia sandaran tambahan yang bisa membantu kenyamanan saat berboncengan. Untuk sektor kaki-kaki, motor ini memakai suspensi double shock breaker di bagian depan dan belakang agar redaman saat melintasi jalan yang tidak rata tetap terasa lebih baik.
Sistem pengeremannya masih mengandalkan rem tromol di roda depan dan belakang. Mekanisme ini sederhana, tetapi tetap menjadi bagian dari paket yang ditawarkan di kelas harga terjangkau.
Menarik di kelas entry level
Dengan banderol sekitar Rp7 jutaan, motor listrik ini punya posisi yang cukup menarik bagi pembeli yang ingin beralih dari motor bensin tanpa biaya awal terlalu tinggi. Di sisi lain, motor listrik juga dikenal lebih hemat biaya operasional dan tidak menghasilkan emisi gas buang seperti motor konvensional.
Kombinasi harga, tampilan, dan fungsi dasar membuat model ini relevan untuk konsumen pemula. Desain futuristiknya menjadi pembeda di tengah banyaknya motor listrik murah yang cenderung tampil serupa.
Motor listrik tersebut dipasarkan melalui Velocity Electric Motoshop. Dealer itu berada di Jalan Tukad Barito Barat Nomor 214, Denpasar, Bali, dan konsumen dapat menghubungi pihak dealer melalui WhatsApp untuk informasi stok maupun promo penjualan.





