Tim Cain Bersiap Menutup Kanal YouTube, Satu Game Lagi Jadi Langkah Terakhirnya di Obsidian

Tim Cain kembali jadi sorotan setelah memberi isyarat bahwa dirinya masih akan mengerjakan satu game lagi sebelum benar-benar menutup perjalanan panjangnya di industri game. Sinyal itu muncul di saat yang sama ketika ia juga mengakui kanal YouTube pribadinya mulai mendekati akhir karena bahan pembahasan yang tersedia semakin sedikit.

Bagi banyak penggemar, kabar ini menarik bukan hanya karena menyangkut masa depan Cain, tetapi juga karena menyentuh dua ruang yang selama ini ia isi secara aktif. Di satu sisi, ia masih terlibat dalam pengembangan game bersama Obsidian Entertainment. Di sisi lain, ia perlahan menyiapkan penutupan kanal yang selama tiga tahun terakhir menjadi tempatnya berbagi cerita seputar karier dan dunia pengembangan game.

Kanal YouTube yang mulai memasuki fase akhir

Dalam video terbarunya, Cain menyebut kanal tersebut sedang “winding down”, atau perlahan menuju akhir perjalanannya. Ia merasa sebagian besar topik yang bisa ia bahas dari pengalaman pribadi sudah disampaikan, termasuk kisah-kisah dari masa kerja yang menyenangkan maupun yang kurang menyenangkan.

Cain juga menilai materi untuk video-video berikutnya kian terbatas karena banyak poin penting tentang industri game telah ia jelaskan sebelumnya. Meski begitu, ia tidak sepenuhnya menutup kemungkinan ada video lain, walau peluang hadirnya video ulang tahun keempat dipandangnya kecil.

Selama ini, kanal itu tidak hanya berisi nostalgia. Cain juga kerap membagikan pandangan tentang proses kerja di balik layar serta memberi dorongan bagi kreator muda yang ingin memahami industri game dari sisi orang dalam.

Masih kembali bekerja di Obsidian

Di saat kanal pribadinya mulai meredup, Cain justru kembali aktif di dunia pengembangan game. Ia bergabung lagi dengan Obsidian Entertainment, studio milik Xbox, pada akhir tahun lalu dan kini disebut tengah mengerjakan proyek yang belum diumumkan.

Keterlibatannya dengan Obsidian bukan hal baru. Nama Cain sudah lama dikaitkan dengan studio itu melalui sejumlah proyek penting, mulai dari peran sebagai programmer hingga peran kreatif yang lebih besar pada beberapa game berbeda.

Riwayatnya di studio tersebut mencakup South Park: The Stick of Truth, WildStar, Pillars of Eternity, dan Tyranny. Ia kemudian naik menjadi director untuk The Outer Worlds, lalu berperan sebagai creative consultant untuk The Outer Worlds 2.

Petunjuk yang sengaja dibuat samar

Saat membicarakan proyek barunya, Cain memberikan komentar yang justru membuat rasa penasaran semakin besar. Ia mengatakan, “Jangan repot-repot menebak, kalian tidak akan menebaknya dengan benar.”

Pernyataan itu langsung memicu spekulasi di kalangan penggemar, terutama karena belum ada informasi resmi mengenai proyek yang sedang dikerjakannya. Hingga saat ini, judul maupun arah permainan tersebut masih ditutup rapat.

Karena itu, banyak dugaan bermunculan soal kemungkinan proyek terakhir Cain bukanlah sekuel baru Fallout, Pillars of Eternity, atau The Outer Worlds. Namun, dari informasi yang tersedia, semua itu masih sebatas tebakan.

Arah terakhir yang kemungkinan tetap dekat dengan RPG

Walau identitas proyeknya belum terbuka, banyak pihak menilai game yang sedang disiapkan Cain kemungkinan besar tetap berada di ranah RPG. Penilaian itu muncul karena genre tersebut sudah lama menjadi area keahlian utamanya, sementara Obsidian juga dikenal kuat di bidang yang sama.

Jika benar proyek itu menjadi karya terakhirnya, Cain tampak ingin menutup kariernya dengan sesuatu yang masih sejalan dengan identitas profesionalnya. Sikapnya juga tidak memberi kesan bahwa ia ingin menjauh total dari dunia yang telah membesarkan namanya.

Sebaliknya, pernyataannya justru terdengar seperti upaya untuk menyelesaikan satu pekerjaan penting sebelum benar-benar berhenti. Karena itulah, setiap sinyal yang keluar dari Cain kini mendapat perhatian besar dari komunitas game, terutama penggemar RPG yang masih menunggu langkah berikutnya dari salah satu nama paling berpengaruh di genre tersebut.

Baca Juga

Back to top button