Peta persaingan merek mobil di Indonesia pada April 2026 menunjukkan tekanan yang semakin besar bagi pemain lama. Honda menjadi salah satu yang paling terdampak karena posisinya di daftar wholesales hanya bertahan di urutan kesembilan dengan 2.363 unit.
Yang membuat situasinya lebih berat, jarak Honda dengan para pesaing di sekitarnya tidak lagi nyaman. Di atasnya ada Isuzu dengan 2.469 unit, sedangkan Hino membuntuti di bawahnya dengan 1.752 unit.
Komposisi 10 besar pada bulan itu memperlihatkan pasar yang kian rapat. Toyota tetap memimpin dengan 25.686 unit, lalu Daihatsu berada di posisi kedua dengan 13.399 unit, dan Suzuki menyusul di urutan ketiga lewat 7.160 unit.
Mitsubishi Motors juga masih punya ruang cukup jauh di depan Honda. Merek itu menempati posisi keempat dengan 5.183 unit, sementara BYD berada di posisi kelima dengan 4.625 unit.
Merek China terus menekan
Kehadiran merek China makin terasa dalam persaingan bulanan ini. Jaecoo langsung menembus tujuh besar lewat 3.219 unit wholesales, sedangkan BYD tetap konsisten berada di jajaran atas dan menambah tekanan pada merek yang sudah lebih dulu mapan.
Data Gaikindo menunjukkan bahwa jarak antar-merek tidak lagi setebal sebelumnya. Mitsubishi Fuso mencatat 3.569 unit dan berada di depan Honda, sehingga Honda harus rela berada di bawah sejumlah nama yang dulu tidak selalu mengancam posisinya.
Susunan 10 besar wholesales April 2026 pun menegaskan perubahan itu. Urutannya adalah Toyota, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi Motors, BYD, Mitsubishi Fuso, Jaecoo, Isuzu, Honda, dan Hino.
Retail Honda masih lebih aman
Di pasar retail, posisi Honda belum seburuk di wholesales. Merek ini masih bertahan di urutan keenam dengan 3.515 unit, sehingga tekanannya belum setajam jalur distribusi ke dealer.
Toyota kembali berada di puncak retail April 2026 dengan 23.008 unit. Daihatsu menyusul di posisi kedua dengan 12.300 unit, lalu BYD naik ke urutan ketiga melalui 6.274 unit.
Suzuki menempati posisi keempat retail dengan 5.965 unit, sedangkan Mitsubishi berada di urutan kelima dengan 5.132 unit. Di bawah Honda, Mitsubishi Fuso mencatat 3.452 unit, Jaecoo 3.009 unit, Isuzu 1.896 unit, dan Wuling 1.578 unit.
Pergerakan dibanding Maret
Jika dibandingkan dengan Maret 2026, pelemahan Honda di wholesales terlihat jelas. Pada bulan itu, Honda masih berada di posisi kelima dengan 4.129 unit, tepat di belakang Suzuki dan masih di atas Jaecoo serta BYD.
Saat itu Toyota memimpin dengan 17.984 unit, disusul Daihatsu 8.916 unit, Mitsubishi 5.190 unit, dan Suzuki 4.552 unit. Di bawah Honda, Jaecoo mencatat 3.035 unit, BYD 2.941 unit, Mitsubishi Fuso 2.681 unit, Isuzu 1.657 unit, dan Hyundai 1.608 unit.
Retail Maret 2026 juga menunjukkan Honda masih punya napas lebih panjang. Merek Jepang itu berada di urutan keenam dengan 4.080 unit, tetapi pada April posisinya tetap tertahan sementara BYD justru bergerak naik ke tiga besar.
Source: www.cnnindonesia.com




