Vietnam Menilai Garuda Masih Belum Penuh Kekuatan, Absennya Bintang Eropa Jadi Sorotan AFF

Kehadiran hanya satu pemain abroad dalam daftar awal Timnas Indonesia untuk pemusatan latihan Piala AFF 2026 langsung memicu sorotan dari media Vietnam. Kondisi itu membuat skuad Garuda dinilai belum menampilkan kekuatan terbaik, terutama karena sebagian besar pemain yang dipanggil berasal dari kompetisi domestik.

Penilaian tersebut muncul setelah PSSI mengumumkan 23 pemain untuk agenda awal menuju turnamen itu. Dari daftar tersebut, Marselino Ferdinan menjadi satu-satunya nama yang tercatat berkarier di luar negeri, sementara pemain lain lebih banyak datang dari klub-klub di Indonesia.

Sorotan Vietnam pada komposisi skuad Indonesia

Media Thanh Nien menilai komposisi itu menunjukkan Indonesia belum menurunkan skuad terkuat. Mereka menyoroti absennya deretan pemain yang biasa tampil di Eropa, sehingga tim Merah Putih dianggap belum tampil dengan kekuatan penuh.

Dalam pembacaan mereka, skuad Indonesia terlihat lebih lokal dan tidak semewah tim yang biasanya diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara. Cara pandang ini menjadi dasar bagi media Vietnam untuk menilai Indonesia belum cukup menakutkan dari sisi komposisi pemain.

Penilaian itu juga diperkuat oleh fakta bahwa beberapa pemain naturalisasi yang dipanggil kini membela klub di Tanah Air. Shayne Pattynama, Thom Haye, Jens Raven, dan Marc Klok termasuk di antara nama yang saat ini bermain di kompetisi lokal.

Perbandingan dengan Vietnam

Thanh Nien kemudian membandingkan situasi Indonesia dengan Vietnam. Mereka menyebut Vietnam masih memiliki pemain dengan pengalaman di liga Eropa, termasuk kiper Nguyen Filip dan kemungkinan Le Giang Patrik.

Nguyen Filip disebut pernah bermain di liga Republik Ceko, sedangkan Le Giang Patrik memiliki pengalaman bersama klub-klub di Ceko dan Slovakia. Perbandingan itu dipakai untuk menegaskan bahwa Vietnam merasa punya modal pengalaman yang lebih baik di level internasional.

Media tersebut juga menilai kualitas pemain naturalisasi Belanda di Indonesia tidak lebih baik daripada milik Vietnam. Mereka menyebut perbedaan yang terlihat hanya ada pada postur tubuh, dan aspek itu dianggap bukan lagi keunggulan yang menentukan.

Marselino jadi satu-satunya wakil luar negeri

Di antara 23 pemain yang dipanggil, nama Marselino Ferdinan menjadi perhatian utama karena ia satu-satunya pemain abroad. Marselino saat ini bermain untuk AS Trencin di Slovakia, meski klub itu disebut Thanh Nien bukan klub besar di negara tersebut.

Fakta itulah yang membuat Vietnam membaca daftar pemain Indonesia sebagai susunan yang belum lengkap. Mereka melihat tidak adanya banyak pemain yang berkarier di Eropa sebagai celah yang bisa memengaruhi kekuatan Garuda di turnamen nanti.

Kesan itu makin kuat karena beberapa nama penting memang belum dimasukkan dalam persiapan kali ini. Tim pelatih memilih menyimpan sejumlah pemain inti untuk agenda lain yang sudah menunggu.

PSSI belum membuka seluruh kartu

Jay Idzes, Kevin Diks, dan Maarten Paes tidak masuk dalam persiapan awal karena diarahkan fokus pada laga FIFA Matchday melawan Oman pada bulan Juni. Keputusan tersebut membuat daftar pemain yang ada terlihat lebih lokal dibandingkan kekuatan potensial Indonesia secara keseluruhan.

Dari sisi strategi, langkah itu menunjukkan Indonesia belum menurunkan semua kartu sebelum turnamen dimulai. Situasi ini sekaligus menjelaskan mengapa skuad yang dilihat publik saat ini belum mencerminkan kekuatan penuh Garuda.

Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus. Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta Brunei Darussalam atau Timor Leste, sehingga persaingan sejak fase awal diperkirakan berlangsung ketat.

Source: www.suara.com

Baca Juga

Back to top button