Bagi pemilik warung atau usaha rumahan, peluang menambah pemasukan kini tidak selalu harus datang dari barang dagangan. Di banyak wilayah yang akses ke kantor bank dan ATM masih terbatas, warung bisa berubah menjadi titik layanan keuangan yang membantu kebutuhan warga setiap hari.
Melalui AgenBRILink, BRI membuka kerja sama dengan nasabah atau pemilik usaha untuk menyediakan layanan perbankan secara real time online dengan konsep branchless banking. Skema ini membuat usaha kecil tetap berjalan seperti biasa, sambil melayani transaksi seperti transfer, tarik tunai, dan setor tunai.
Cara kerja dan manfaat bagi usaha kecil
AgenBRILink dapat dijalankan lewat mesin EDC atau aplikasi BRILink Mobile. Fleksibilitas ini membuat calon agen bisa menyesuaikan pilihan layanan dengan kondisi usaha dan kebutuhan lingkungan sekitar.
Bagi warga, keberadaan agen terdekat memberi jalan yang lebih praktis saat harus membayar tagihan atau melakukan transaksi harian lainnya. Bagi pemilik usaha, setiap transaksi yang berhasil bisa menghasilkan sharing fee atau komisi.
Syarat utama yang harus dipenuhi
Tidak semua usaha bisa langsung mendaftar. Calon agen harus berstatus WNI perseorangan atau instansi non berbadan hukum, dan usaha yang dijalankan sudah harus aktif minimal dua tahun.
Selain itu, calon agen wajib memiliki rekening simpanan berkartu di BRI. Untuk skema EDC, ada juga ketentuan uang jaminan Rp3.000.000 yang diblokir selama masih menjadi agen.
BRI turut mensyaratkan adanya surat keterangan usaha, setidaknya dari perangkat desa. Calon agen juga belum boleh menjadi agen dari bank penyelenggara Laku Pandai.
Dokumen yang perlu disiapkan
Pengajuan membutuhkan dokumen legalitas usaha yang jelas. Surat keterangan usaha dari RT, RW, atau desa dapat digunakan, begitu juga izin usaha lain yang relevan.
Untuk badan usaha, dokumen yang diminta bisa mencakup SIUP, SITU, TDP, dan akta pendirian. Dari sisi identitas, calon agen perlu menyiapkan fotokopi KTP pemilik atau pengurus, serta NPWP untuk badan usaha.
BRI juga meminta fotokopi buku tabungan atau rekening koran sebagai dokumen rekening. Selain itu, calon agen harus melengkapi formulir pengajuan AgenBRILink dan perjanjian kerja sama BRILink sebelum berkas diserahkan ke unit kerja BRI terdekat.
Pendaftaran bisa dilakukan dari rumah
Bagi yang ingin mengajukan tanpa datang langsung, pendaftaran tersedia lewat aplikasi BRILink Mobile. Tahap awal dimulai dengan memilih menu “Daftar Sekarang”, lalu memasukkan nomor ponsel dan melakukan verifikasi OTP.
Setelah itu, calon agen memasukkan email aktif dan kembali memverifikasi OTP. Berikutnya, syarat dan ketentuan disetujui, kantor BRI tujuan dipilih, lalu data diri diisi secara lengkap sebelum pengajuan dikirim.
Setelah proses masuk ke BRI, biasanya ada survei lokasi dengan estimasi waktu hingga 30 hari kerja. Jalur ini membuat calon agen tetap bisa mengurus pendaftaran dari rumah, sambil menunggu tahap verifikasi berjalan.
Alternatif pendaftaran langsung di kantor BRI
Selain online, pendaftaran juga bisa dilakukan secara offline di kantor BRI terdekat. Calon agen cukup membawa KTP, NPWP jika ada, serta surat izin usaha atau surat keterangan usaha.
Petugas BRI akan membantu proses pengajuan sampai tahap verifikasi dan survei. Opsi ini cocok bagi calon agen yang ingin memastikan dokumen sudah lengkap sejak awal.
Layanan yang bisa dinikmati warga
Setelah resmi menjadi AgenBRILink, warung dapat melayani transfer sesama BRI maupun antarbank. Layanan setor tunai dan tarik tunai juga tersedia dan termasuk yang paling sering dibutuhkan masyarakat.
Agen juga dapat menerima pembayaran listrik, PDAM, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, zakat, asuransi, dan cicilan. Selain itu, tersedia pembelian pulsa, voucher game, tiket bus, tiket kapal ASDP, top up BRIZZI, hingga tabungan emas.
Layanan lain yang dapat dilayani meliputi setoran pinjaman dan transaksi belanja online. Dengan fungsi itu, warung kecil di desa tidak hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga titik layanan keuangan harian yang lebih dekat dengan warga.





