Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyiapkan Sekolah Maung sebagai jalur pembinaan baru bagi siswa berprestasi dengan pendekatan yang lebih luas. Program ini tidak hanya melihat nilai akademik, tetapi juga membuka ruang bagi pelajar yang unggul di olahraga, seni, dan industri kreatif.
Gagasan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan ditargetkan bisa mulai berjalan pada tahun pelajaran ini. Untuk mempercepat pelaksanaan, Pemprov Jabar memilih memakai sekolah unggulan yang sudah ada, sehingga program tidak harus menunggu pembangunan fasilitas baru dari awal.
Fokus pada bakat, bukan hanya nilai
Sekolah Maung dirancang untuk menjangkau pelajar yang punya kemampuan menonjol di bidang tertentu. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa jalur ini tidak semata-mata ditujukan bagi siswa dengan capaian akademik tinggi di kelas.
Pendekatan itu memberi tempat bagi siswa yang mungkin tidak menonjol dalam teori, tetapi memiliki kemampuan besar di bidang lain. Dengan cara ini, definisi sekolah unggulan dibuat lebih luas dan lebih dekat dengan ragam potensi pelajar.
Puluhan sekolah unggulan disiapkan
Sebagai langkah awal, Pemprov Jawa Barat menyiapkan sekitar 40 SMA dan SMK unggulan. Sekolah-sekolah itu akan menjadi penopang utama penerapan Sekolah Maung di berbagai daerah.
Pemanfaatan sekolah yang sudah ada membuat program ini lebih cepat dijalankan. Pemerintah daerah juga tidak perlu memulai semuanya dari nol karena infrastruktur pendidikan yang dibutuhkan sudah tersedia.
Kelas disusun sesuai minat siswa
Dalam konsep yang dijelaskan, pembelajaran di Sekolah Maung akan dibagi berdasarkan minat dan bakat peserta didik. Dedi mencontohkan adanya kelas industri kreatif, kelas olahraga, dan kelas seni.
Model seperti ini memberi arah pembinaan yang lebih spesifik bagi siswa. Sekolah juga bisa menyusun kegiatan belajar dengan lebih fokus sesuai potensi masing-masing peserta didik.
Masih dalam tahap pemetaan sekolah
Meski arah program sudah jelas, Pemprov Jawa Barat belum mengumumkan daftar sekolah yang akan terlibat. Saat ini pemerintah masih memetakan sekolah-sekolah unggulan yang dinilai layak mendukung pelaksanaan Sekolah Maung.
Tahap identifikasi ini menjadi dasar sebelum program benar-benar berjalan. Dengan skema yang bertumpu pada SMA dan SMK unggulan, Sekolah Maung disiapkan sebagai jalur pembinaan yang memberi kesempatan lebih beragam bagi siswa berprestasi di Jawa Barat.
Source: jabar.jpnn.com




