Chery memilih cara yang tidak biasa untuk menunjukkan kemampuan keselamatan Tiggo 9. Di Chery Crash Safety Laboratory, SUV itu dibenturkan dari dua arah secara hampir bersamaan dalam skenario yang dibuat lebih dekat dengan kecelakaan nyata di jalan.
Dalam demonstrasi tersebut, Tiggo 9 menerima hantaman dari depan oleh Tiggo 7 dengan kecepatan 50 km/jam dan dari belakang dengan kecepatan 40 km/jam. Skema seperti ini berbeda dari tes tabrak konvensional yang umumnya hanya menguji satu arah benturan.
Simulasi yang mendekati kondisi lapangan
Chery menyebut pengujian itu dirancang untuk menggambarkan situasi berisiko yang lebih kompleks, terutama kecelakaan beruntun yang kerap terjadi di jalan tol maupun persimpangan. Tekanan pada kendaraan tidak hanya datang ke bodi, tetapi juga ke sistem keselamatan dan respons darurat di dalam mobil.
Karena itu, hasil uji ini dipandang lebih mencerminkan performa keselamatan dalam kondisi nyata. Pendekatan tersebut juga memperlihatkan bagaimana Tiggo 9 merespons situasi yang jauh lebih rumit dibanding uji tabrak biasa.
Keselamatan sebagai fondasi pengembangan
Bagi Chery, keselamatan ditempatkan sebagai bagian utama dalam pengembangan produk melalui semangat “Safety. For Family” yang menjadi bagian dari filosofi “For Family For Love”. Perusahaan menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar standar teknis, melainkan bentuk perlindungan nyata bagi keluarga di berbagai kondisi jalan.
Fokus itu juga didukung oleh pembangunan safety ecosystem secara berkelanjutan. Selama bertahun-tahun, Chery mengumpulkan pencapaian uji tabrak dari lembaga independen seperti Euro NCAP, ANCAP, dan ASEAN NCAP yang semuanya disebut meraih peringkat keselamatan bintang lima.
Laboratorium dengan kapasitas besar
Demonstrasi pada Tiggo 9 dilakukan dengan dukungan crash test laboratory milik Chery yang telah beroperasi sejak 2010. Fasilitas ini disebut sebagai salah satu yang terdepan di Asia.
Laboratorium tersebut memiliki delapan lintasan uji tabrak, kemampuan simulasi multi-arah, dan lebih dari 200 skenario pengujian. Chery juga menyatakan fasilitas itu telah mengantongi sertifikasi dari CNAS, VCA, dan TÜV.
Dengan kapasitas tersebut, Chery mengklaim dapat memenuhi regulasi global sekaligus menguji skenario yang lebih kompleks dan dekat dengan kondisi lapangan. Hal ini menjadi dasar pengembangan kendaraan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga siap menghadapi situasi berisiko tinggi.
Relevansi bagi konsumen keluarga
Pendekatan seperti ini sejalan dengan kebutuhan konsumen Indonesia yang menempatkan keluarga sebagai prioritas utama. Dalam memilih mobil, keselamatan biasanya menjadi pertimbangan penting selain desain, kenyamanan, dan fitur.
Melalui demonstrasi Tiggo 9, Chery ingin menegaskan bahwa rasa aman menjadi titik awal perjalanan keluarga yang lebih tenang. Perusahaan juga menyatakan akan terus mengembangkan teknologi dan standar keselamatan agar setiap perjalanan keluarga terasa semakin aman, nyaman, dan bermakna.





