Penerima BPNT tahap 2 kini mulai menunggu masuknya dana Rp 600.000 ke rekening masing-masing. Penyaluran bantuan ini dilakukan bertahap, sehingga tidak semua keluarga penerima manfaat akan melihat saldo bertambah pada waktu yang sama.
Masyarakat diminta lebih dulu mengecek status nama mereka agar bisa memastikan bantuan sudah masuk daftar salur atau masih dalam proses. Pemeriksaan bisa dilakukan secara mandiri lewat ponsel menggunakan data NIK KTP, sehingga warga tidak perlu menunggu informasi dari pihak lain.
Cara mengecek status bantuan
Status BPNT dapat dilihat melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store dan App Store, atau lewat situs resmi Kementerian Sosial. Setelah aplikasi dibuka, penerima cukup masuk ke menu Cek Bansos dan mengisi Nomor Induk Kependudukan pada kolom yang disediakan.
Jika data cocok, sistem akan menampilkan informasi bantuan, kategori desil, dan progres pencairan dana. Salah satu tanda yang kerap muncul saat pencairan mulai berjalan adalah status “YA” pada hasil pemindaian data.
Dana cair lewat rekening dan kantor pos
BPNT disalurkan secara digital melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera yang terhubung dengan jaringan bank Himbara. Jaringan itu mencakup Bank BRI, BNI, Mandiri, dan Bank BTN.
Di beberapa wilayah, penyaluran masih dilakukan melalui kantor pos setempat. Pola ini membuat distribusi bantuan tetap berjalan meski kondisi tiap daerah berbeda-beda.
Alokasi tiga bulan sekaligus
Pada tahap 2 ini, bantuan yang cair mencakup alokasi April, Mei, dan Juni dengan total Rp 600.000. Karena itu, penerima yang sudah masuk daftar salur perlu mengecek saldo kartu KKS secara berkala untuk memastikan dana sudah masuk.
Saat pencairan berhasil, saldo rekening akan bertambah sesuai jumlah bantuan tersebut. Pemerintah juga menampilkan keterangan bahwa bantuan sosial sedang dalam proses transfer ke rekening penerima.
Jadwal cair tidak seragam
Kemensos tidak menyalurkan BPNT dalam waktu yang sama untuk seluruh wilayah. Perbedaan waktu dipengaruhi kesiapan teknis di masing-masing daerah, termasuk urusan administrasi lokal, kesiapan perbankan penyalur, dan kondisi geografis.
Itulah sebabnya nama yang sudah tercatat sebagai penerima belum tentu langsung menerima dana pada hari yang sama dengan daerah lain. Warga tetap disarankan memantau status pencairan secara berkala agar mengetahui perkembangan terbaru.
Data penerima terus diperbarui
BPNT hanya diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang namanya sudah tercatat resmi. Penerima wajib terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional agar penyaluran lebih tepat sasaran.
Pemutakhiran data dilakukan secara berkala melalui DTSEN. Karena proses validasi terus berjalan, daftar penerima juga bisa berubah sesuai hasil evaluasi.
Jika nama belum muncul saat pengecekan online, warga dapat datang ke kantor desa atau kelurahan. Konfirmasi juga bisa dilakukan melalui pendamping sosial terdekat untuk memastikan status kepesertaan bantuan.