James Milner menutup perjalanan panjangnya di Premier League dengan catatan yang jarang disentuh pemain lain. Setelah 24 musim penuh dan 654 penampilan, ia resmi pensiun di usia 40 tahun dengan rekor yang menegaskan ketahanan, disiplin, dan konsistensi luar biasa.
Catatan itu membuat nama Milner tetap menonjol di antara para pemain yang pernah lama bertahan di level tertinggi sepak bola Inggris. Ia bahkan melampaui rekor penampilan Gareth Barry, sebuah pencapaian yang memperkuat posisinya sebagai salah satu sosok paling stabil dalam sejarah kompetisi tersebut.
Karier yang dimulai sangat muda
Perjalanan Milner di sepak bola profesional dimulai bersama Leeds United, klub yang ia dukung sejak kecil. Ia menjalani debut saat masih berusia 16 tahun dan langsung mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda di Premier League pada masa itu.
Dari titik awal itu, Milner menjalani karier yang panjang bersama sejumlah klub besar Inggris. Ia membela Newcastle United, Aston Villa, Manchester City, Liverpool, Brighton & Hove Albion, serta sempat dipinjamkan ke Swindon Town.
Serbabisa dan selalu dibutuhkan
Salah satu alasan Milner bisa bertahan begitu lama adalah kemampuannya mengisi banyak posisi. Ia dikenal sebagai pemain serbabisa yang tetap relevan meski kebutuhan tim dan tuntutan permainan terus berubah.
Selain fleksibilitas, etos kerja menjadi ciri yang melekat pada dirinya. Dua hal itu membantu Milner menjaga standar performa di Premier League selama bertahun-tahun dan membuatnya terus dipercaya di berbagai era serta lingkungan tim yang berbeda.
Pesan perpisahan yang emosional
Milner menyampaikan keputusan pensiunnya melalui akun media sosial pribadinya. Dalam pesan tersebut, ia berbicara dengan nada emosional kepada para penggemar dan semua pihak yang pernah menjadi bagian dari perjalanannya.
Ia menyebut bahwa waktu untuk berhenti setelah 24 musim di Premier League akhirnya tiba. Milner juga mengingat kembali awal kariernya di Leeds United dan mengaku tak pernah membayangkan debutnya di usia 16 tahun akan berubah menjadi perjalanan sepanjang itu.
Jejak panjang di klub dan tim nasional
Dalam pengumuman perpisahannya, Milner menunjukkan rasa hormat kepada klub-klub yang pernah ia bela. Newcastle United, Aston Villa, Manchester City, Liverpool, Brighton, dan Swindon Town ia sebut sebagai bagian penting dari hidup dan karier profesionalnya.
Di level internasional, Milner membukukan 61 penampilan bersama tim nasional Inggris. Laga terakhirnya untuk The Three Lions terjadi pada 2016, setelah ia juga merasakan pengalaman bermain di dua Piala Dunia dan dua Kejuaraan Eropa.
Warisan seorang pekerja keras
Karier Milner tidak hanya berisi masa-masa nyaman. Ia mengalami berbagai fase, mulai dari perjuangan menghindari degradasi hingga meraih trofi, dan juga tampil di panggung kompetisi Eropa.
Dalam pesan akhirnya, Milner menyampaikan terima kasih kepada para suporter yang telah mendukungnya selama bertahun-tahun. Ia bahkan memberi penghargaan kepada mereka yang pernah mengkritiknya, karena semuanya ikut membentuk perjalanan kariernya, sebelum menutup pernyataannya dengan rasa bangga dan syukur atas apa yang telah diberikan sepak bola kepadanya.
Source: www.suara.com




