Kepercayaan untuk menjadi petugas haji membuat Aiman Ricky kembali berada di tanah suci dengan tanggung jawab yang lebih besar dari sekadar beribadah sebagai jemaah. Ia kini ikut memastikan pelayanan bagi para jemaah berjalan baik, sebuah amanah yang menurutnya harus dijalankan dengan sungguh-sungguh karena menyangkut kenyamanan tamu Allah.
Bagi Aiman, peran itu punya makna khusus karena ia tidak datang hanya untuk diri sendiri. Ia memandang tugas tersebut sebagai bentuk pelayanan yang bisa membantu jemaah lain agar lebih mudah menjalankan ibadah di tanah suci.
Amanah yang menuntut ketelitian
Sebagai petugas haji, Aiman memegang peran yang tidak ringan. Salah satu tugasnya adalah melakukan survei maktab jemaah haji dan memastikan seluruh persiapan di lokasi sudah siap digunakan.
Tanggung jawab seperti itu menuntut ketelitian tinggi. Ia harus memperhatikan hal-hal yang langsung berkaitan dengan kelancaran dan kenyamanan jemaah selama berada di tanah suci.
Aiman menilai pekerjaan itu menantang. Meski begitu, ia juga merasakan kebahagiaan karena bisa terlibat langsung dalam pelayanan ibadah haji.
Doa yang tumbuh dari pengalaman haji pertama
Keinginan Aiman untuk melayani jemaah ternyata sudah muncul sejak ia menunaikan haji pertama pada 2022. Pengalaman itu meninggalkan kesan mendalam dan membuatnya berharap suatu saat bisa berada di posisi yang membantu orang lain dalam ibadah.
Dari perjalanan yang ia jalani saat itu, Aiman menyimpan doa agar Allah memberinya kesempatan untuk ikut melayani para jemaah yang berangkat ke tanah suci. Harapan itu kemudian menemukan jalannya ketika ia kembali mendapat kesempatan berhaji dengan peran berbeda.
Doa di Arafah yang terasa terjawab
Aiman juga mengingat doa yang pernah ia panjatkan di Arafah. Ia menyebut doa itu terasa dikabulkan karena empat tahun lalu ia berdoa bersama seorang ustaz agar bisa berhaji dengan cara yang Allah tentukan.
Momen tersebut menjadi pengalaman yang sangat bermakna baginya. Dari sana, ia melihat bahwa amanah sebagai petugas haji bukan hanya soal menjalankan tugas teknis, tetapi juga bagian dari ikhtiar agar ibadah para jemaah berjalan lebih lancar dan tenang.
Keterlibatan Aiman dalam peran ini memperlihatkan bagaimana pengalaman pribadi dapat berubah menjadi dorongan untuk melayani orang lain. Bagi dirinya, haji tidak berhenti pada perjalanan pribadi, melainkan juga pada upaya memberi manfaat bagi sesama jemaah.
Source: www.beritasatu.com




