Di lereng Gunung Dukono, operasi pencarian dan evakuasi akhirnya menutup fase paling genting setelah erupsi yang terjadi sebelumnya. Seluruh korban yang sempat dinyatakan hilang berhasil ditemukan dan dipindahkan ke pos penanganan darurat.
Pencapaian itu lahir dari kerja gabungan berbagai unsur yang bergerak di medan sulit. Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) ikut turun bersama TNI, Polri, Basarnas, BPBD Halmahera Utara, MAPALA, relawan, dan warga setempat.
Tim Rescue NHM yang dipimpin Zakaria Barham bersama Aristo Elly dan Fans Daniel Ambeua terlibat langsung dalam pencarian di wilayah terdampak. Mereka bekerja dalam satu koordinasi untuk mempercepat penelusuran area yang tidak mudah dijangkau.
Di lapangan, tim tidak hanya mencari keberadaan korban. Mereka juga melakukan pemetaan area terdampak, penyisiran wilayah, pemberian pertolongan pertama, hingga evakuasi ke titik aman.
Operasi ini berjalan di tengah medan terjal dan cuaca yang tidak bersahabat. Kondisi tersebut membuat setiap langkah harus dilakukan hati-hati agar keselamatan petugas tetap terjaga selama pencarian berlangsung.
Zakaria Barham menyampaikan bahwa tim terus bergerak bersama SAR gabungan meski menghadapi banyak keterbatasan. Ia menegaskan bahwa seluruh upaya dilakukan agar tidak ada korban yang tertinggal di area terdampak.
“Di tengah medan yang ganas dan cuaca yang tak bersahabat, bersama Tim SAR gabungan kami terus bergerak dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan,” ujar Zakaria dalam keterangan tertulis, Selasa, 12 Mei 2026.
ERT NHM mulai dikerahkan pada Sabtu, 9 Mei 2026, sehari setelah letusan pada Jumat, 8 Mei 2026. Sejak saat itu, tim perusahaan langsung bergabung dengan unsur lain untuk mempercepat proses pencarian di lereng Gunung Dukono, Halmahera Utara, Maluku Utara.
Hasil pencarian muncul bertahap selama dua hari operasi. Korban pertama, Engel Krishela Pradita, dievakuasi pada 9 Mei 2026 dalam kondisi meninggal dunia.
Sehari setelahnya, dua korban terakhir juga ditemukan dalam kondisi yang sama. Dengan begitu, seluruh orang yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat erupsi Gunung Dukono berhasil dievakuasi sepenuhnya.
Keterlibatan NHM dalam operasi ini menunjukkan peran dukungan perusahaan saat bencana terjadi di sekitar wilayah kerjanya. Bersama aparat, relawan, dan warga, tim ikut mempercepat penanganan korban di tengah situasi darurat yang menyisakan duka bagi keluarga terdampak.
Source: www.medcom.id




