Hasil imbang di markas Real Betis membuat Real Madrid pulang tanpa tambahan dua poin yang sangat dibutuhkan dalam persaingan gelar Liga Spanyol. Los Blancos sempat berada di jalur yang tepat setelah memimpin lebih dulu, tetapi gol telat Hector Bellerin memaksa skor berakhir 1-1 di Stadion de La Cartuja.
Tambahan satu poin itu terasa mahal bagi Madrid karena jarak dengan Barcelona kini melebar menjadi delapan angka. Di sisi lain, koleksi Madrid yang berada di angka 74 membuat tekanan dalam perburuan gelar semakin besar, terutama ketika ruang untuk kehilangan poin semakin sempit.
Madrid menguasai awal laga
Carlo Ancelotti mendorong timnya tampil agresif sejak menit pertama. Kylian Mbappe dan Federico Valverde langsung terlibat dalam beberapa ancaman, meski Alvaro Valles masih mampu menjaga gawang Betis tetap aman.
Dominasi awal Madrid akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-17. Sepakan keras Valverde tidak bisa diamankan dengan baik, lalu Vinicius Junior bergerak cepat menyambar bola liar untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Keunggulan tersebut sempat memberi Madrid kendali atas jalannya pertandingan. Betis dipaksa lebih banyak bertahan pada fase awal, sementara lini belakang Madrid cukup disiplin untuk meredam upaya tuan rumah membalas sebelum turun minum.
Betis menaikkan tekanan setelah jeda
Memasuki babak kedua, Madrid kembali mendapatkan peluang untuk memperbesar keunggulan. Jude Bellingham hampir mencetak gol, namun Alvaro Valles lagi-lagi tampil sigap dan menggagalkan ancaman tersebut.
Setelah selamat dari situasi itu, Betis mulai berani keluar menyerang. Cucho Hernandez sempat menebar ancaman, tetapi Andriy Lunin masih mampu menjaga keunggulan tipis Madrid tetap utuh untuk sementara waktu.
Laga kemudian bergerak menuju fase yang makin menegangkan. Betis meningkatkan intensitas serangan pada menit-menit akhir, sedangkan Madrid harus bertahan lebih dalam untuk mempertahankan skor yang sudah digenggam sejak babak pertama.
Gol Bellerin mengubah akhir pertandingan
Saat pertandingan memasuki injury time, situasi berubah drastis bagi Madrid. Hector Bellerin berada di lokasi yang tepat untuk menyambut bola muntah di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung Lunin.
Gol pada menit ke-90+4 itu membuat kedudukan kembali seimbang 1-1. Bagi Betis, gol tersebut menjadi penyelamat dari kekalahan kandang, sedangkan bagi Madrid, momen itu terasa seperti kehilangan kemenangan di depan mata.
Hasil seri ini membuat rencana Madrid untuk terus menempel Barcelona semakin sulit dijalankan. Dengan selisih delapan poin, kesalahan kecil seperti kehilangan fokus di menit akhir bisa berdampak besar pada persaingan di papan atas.
Betis tetap menjaga asa di klasemen
Bagi Real Betis, satu poin ini tetap punya arti penting dalam perjalanan mereka musim ini. Tim itu berada di peringkat kelima dengan 50 poin dan masih tertinggal tujuh angka dari zona empat besar yang menjadi tiket ke Liga Champions.
Artinya, hasil melawan Madrid belum cukup untuk mengubah posisi mereka secara besar, tetapi setidaknya menambah nilai moral dalam persaingan menuju kompetisi Eropa. Setiap laga tersisa tetap akan terasa menentukan karena selisih dengan tim-tim di atas belum tertutup.
Di kubu Madrid, hasil di La Cartuja memperlihatkan betapa tipisnya ruang kesalahan dalam perebutan gelar. Mereka sudah mendapat bekal lewat gol cepat Vinicius Junior, namun kehilangan konsentrasi di penghujung laga membuat tekanan terhadap Barcelona justru semakin berat.
Source: mediaindonesia.com




