Bagi pemilik kendaraan diesel, awal Mei 2026 menghadirkan satu kepastian: harga Dexlite belum berubah di seluruh Indonesia. Namun di balik angka yang tetap, peta harganya masih menunjukkan jurang yang cukup lebar antardaerah.
Perbedaan itu membuat konsumen di satu wilayah bisa membayar jauh lebih murah atau lebih mahal dibanding wilayah lain, meski jenis produknya sama. Kondisi ini masih mengikuti penyesuaian terakhir Pertamina pada 18 April 2026.
Di Jawa dan Bali, Dexlite masih dipatok Rp 23.600 per liter. Harga ini berlaku untuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan NTB.
Kelompok wilayah ini masih menjadi acuan penting karena banyak daerah lain berada di atasnya. Selisih harga antardaerah pun tetap terasa jelas, terutama ketika melihat wilayah di luar Jawa yang dikenai banderol lebih tinggi.
Harga lebih tinggi masih muncul di luar Jawa
Sejumlah provinsi mencatat harga Dexlite Rp 24.650 per liter. Daftar ini mencakup Riau, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan.
Selain itu, ada kelompok wilayah yang berada di level Rp 24.150 per liter. Kategori ini meliputi Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, seluruh provinsi di Sulawesi, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan seluruh wilayah Papua.
Dengan pola itu, harga Dexlite memang tidak seragam secara nasional. Perbedaan terbesar muncul antara wilayah dengan tarif paling rendah dan daerah yang masuk kategori harga lebih tinggi.
Daerah bebas pajak tetap lebih murah
Di tengah rentang harga tersebut, wilayah bebas pajak kembali menunjukkan banderol yang paling ringan. FTZ Sabang mencatat harga Rp 22.150 per liter, sedangkan FTZ Batam berada di Rp 22.450 per liter.
Posisi dua wilayah ini membuat harga Dexlite di sana lebih rendah dibanding mayoritas daerah lain. Selisihnya juga menegaskan bahwa faktor lokal masih sangat berpengaruh terhadap harga akhir di SPBU.
Mengapa harga bisa berbeda-beda
PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa variasi harga terjadi karena faktor distribusi dan kebijakan pajak daerah. Karena itu, harga Dexlite bisa berbeda antardaerah meski produknya tetap sama.
Seluruh harga tersebut berlaku merata di jaringan SPBU Pertamina pada masing-masing wilayah. Untuk memantau penyesuaian berikutnya, konsumen dapat melihat pembaruan melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi perusahaan.
Daftar harga Dexlite per 2 Mei 2026
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah: Rp 23.600 per liter. DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB: Rp 23.600 per liter.
Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu: Rp 24.150 per liter. Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung: Rp 24.150 per liter.
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau: Rp 24.650 per liter. Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara: Rp 24.650 per liter.
Kalimantan Barat, Tengah, Timur: Rp 24.150 per liter. Sulawesi seluruh provinsi, Gorontalo: Rp 24.150 per liter.
Maluku, Maluku Utara, Papua seluruh wilayah: Rp 24.150 per liter. FTZ Sabang: Rp 22.150 per liter, FTZ Batam: Rp 22.450 per liter.
Hingga 2 Mei 2026, angka-angka itu masih menjadi harga aktual yang berlaku. Perubahan selanjutnya akan bergantung pada kebijakan internal dan kondisi pasar energi global.





