Honda GB350 2026 hadir bukan sebagai motor yang mengejar kesan agresif, melainkan sebagai pilihan santai dengan karakter klasik yang tetap relevan. Di Indonesia, model ini dipasarkan dengan harga OTR Jakarta mulai Rp85 juta dan langsung mengarah ke pengendara yang mencari motor bergaya retro modern.
Salah satu poin yang paling menonjol ada pada rasa berkendaranya. Mesin 348 cc berpendingin udara dengan teknologi balancer dipakai untuk menekan getaran, sehingga motor terasa lebih halus saat diajak menempuh jarak menengah maupun perjalanan yang lebih lama.
Karakter mesin satu silinder ini juga dibuat tidak mengejar putaran atas. Honda menyebut tenaga yang dihasilkan berada di kisaran 20 hp dengan torsi 29 Nm, sementara fokus utamanya ada pada dorongan kuat di putaran rendah untuk cruising santai.
Transmisi 5-percepatan yang dipasangkan juga bukan sekadar pelengkap. Honda melengkapinya dengan assist dan slipper clutch agar perpindahan gigi terasa lebih ringan dan halus, terutama ketika motor digunakan di lalu lintas perkotaan.
Di sisi performa, kecepatan maksimum sekitar 120 km/jam dinilai sudah cukup untuk kebutuhan harian dan touring ringan. Arah pengembangannya jelas menunjukkan bahwa GB350 2026 lebih cocok untuk pengendara yang mengutamakan kenyamanan daripada akselerasi agresif.
Wajah klasik yang tetap kuat
Dari sisi desain, GB350 2026 membawa identitas retro yang sangat tegas. Tangki bulat, lampu depan bundar, serta detail krom memberi kesan lawas yang menjadi daya tarik utama motor ini.
Nuansa klasik itu semakin kuat lewat penggunaan velg jari-jari berukuran 19 inci di depan dan 18 inci di belakang. Fender logam juga ikut mempertegas karakter old-school yang dibawa motor ini.
Meski tampil vintage, Honda tetap menanamkan pencahayaan LED. Di area kokpit, panel instrumen digital-analog dipakai agar tampilan tetap selaras dengan gaya klasik, tetapi informasi tetap mudah dibaca.
Dirancang untuk posisi berkendara santai
GB350 2026 menonjol lewat posisi duduk yang dibuat rileks. Setang lebar dan posisi duduk tegak membuatnya terasa cocok dipakai harian sekaligus untuk touring ringan.
Jok panjang dengan busa tebal turut mendukung kenyamanan saat perjalanan lebih lama. Tinggi jok 800 mm juga membuat motor ini relatif ramah untuk pengendara dengan postur sedang.
Di bagian kaki-kaki, Honda menggunakan suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang ganda. Kombinasi ini diarahkan untuk menjaga kenyamanan saat motor melintasi berbagai kondisi jalan.
Sistem pengereman juga sudah dibekali ABS dual-channel. Fitur ini menambah rasa aman ketika motor dipakai dalam beragam situasi berkendara.
Tiga varian untuk pasar Indonesia
Honda menyiapkan tiga varian GB350 2026 di Indonesia agar konsumen punya pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran. Perbedaan varian ini membuat posisi harga menjadi lebih berlapis tanpa mengubah karakter utama motor.
| Varian | Harga OTR Jakarta |
|---|---|
| GB350 Standard | Rp85 juta |
| GB350 Deluxe | Rp90 juta |
| GB350 Touring Edition | Rp95 juta |
Varian Standard menjadi pintu masuk bagi konsumen yang tertarik pada konsep retro modern GB350. Sementara itu, varian Deluxe dan Touring Edition hadir sebagai opsi yang diposisikan lebih tinggi.
Dengan mesin torsi besar di putaran rendah, getaran yang dibuat minim berkat teknologi balancer, serta dukungan fitur seperti LED, panel digital-analog, assist dan slipper clutch, dan ABS dual-channel, Honda GB350 2026 tampil sebagai motor yang menggabungkan kenyamanan, gaya, dan teknologi masa kini. Di tengah minat terhadap motor retro, model ini tetap tampil kalem namun punya daya tarik yang sulit diabaikan.





