Huawei Watch FIT 5 Pro Hadir di Indonesia, Sorotan Utamanya Pemantauan Risiko Diabetes dari Pergelangan Tangan

Huawei membawa Watch FIT 5 Series ke pasar Indonesia dengan pendekatan yang menonjolkan kesehatan sebagai daya tarik utama. Di antara dua model yang diluncurkan, Watch FIT 5 Pro menjadi sorotan karena menawarkan pemantauan risiko diabetes langsung dari pergelangan tangan.

Fitur itu disebut sebagai Diabetes Risk Study pertama di Indonesia. Huawei menempatkannya sebagai pembeda utama pada model paling premium di seri ini, tanpa meninggalkan fungsi jam tangan pintar untuk penggunaan harian.

Pemantauan risiko diabetes jadi pembeda utama

Watch FIT 5 Pro mengandalkan teknologi photoplethysmography atau PPG untuk membaca perubahan aliran darah mikro. Pemantauan dilakukan terus-menerus selama 3 hingga 14 hari, baik pada siang maupun malam hari.

Data denyut nadi kemudian dipadukan dengan profil pengguna, termasuk usia, berat badan, tinggi badan, dan jenis kelamin. Dari proses itu, sistem menghasilkan analisis risiko diabetes dalam tiga kategori, yakni rendah, sedang, atau tinggi.

Huawei menyebut pengembangan fitur ini dilakukan bersama sejumlah institusi dan rumah sakit di China serta Dubai. Langkah itu dipakai untuk memperkuat validasi teknologi yang digunakan pada perangkat tersebut.

Fitur kesehatan lain tetap disiapkan

Selain pemantauan risiko diabetes, Watch FIT 5 Pro juga membawa ECG atau Electrocardiogram bersertifikasi CE. Fitur ini dirancang untuk membaca aktivitas listrik jantung dengan akurasi yang lebih baik.

Perangkat ini turut dilengkapi Pulse Wave Arrhythmia Analysis, pemantauan HRV, pelacakan emotional wellbeing, dan advanced sleep tracking. Kombinasi tersebut membuat jam tangan ini lebih menonjol di sisi kesehatan preventif.

Layar lebih terang dan material premium

Huawei juga memberi peningkatan desain pada Watch FIT 5 Series dibanding generasi sebelumnya. Pada model Pro, layar AMOLED 1,92 inci dipadukan dengan screen-to-body ratio 83 persen dan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits.

Untuk material, Watch FIT 5 Pro memakai titanium case dan 2.5D sapphire glass. Huawei mengklaim durabilitas perangkat meningkat hingga 130 persen berkat ceramic coating dan micro arc oxidation.

Sementara itu, Watch FIT 5 Basic hadir dengan layar AMOLED 1,82 inci. Bobotnya hanya 27 gram dan kecerahannya mencapai 2.500 nits, dengan material 7000 series aluminium alloy dan 2.5D tempered curved glass.

Kedua model sama-sama mendukung customizable watch face. Fitur itu memungkinkan tampilan jam disesuaikan dengan gaya pengguna.

Disiapkan untuk olahraga dan aktivitas luar ruang

Seri ini juga menyasar pengguna yang aktif bergerak. Huawei membekalinya dengan lebih dari 100 mode olahraga untuk kebutuhan kebugaran harian hingga latihan yang lebih spesifik.

Untuk pelacakan lokasi, perangkat ini memakai Sunflower Positioning System dan GPS dual-band 6 satelit. Dukungan itu ditujukan agar akurasi posisi lebih presisi saat digunakan untuk running, cycling, maupun trail run.

Pada Watch FIT 5 Pro, Huawei menambahkan fitur Ultra-Sport. Fitur ini mendukung aktivitas outdoor seperti golf, hiking, freediving hingga kedalaman 40 meter, dan diving.

Huawei juga menyertakan lebih dari 17 ribu peta lapangan golf global. Ada pula dukungan offline maps, checkpoint trail run, estimasi waktu menuju checkpoint atau ETA, scientific running metrics, running power, dan Running Ability Index.

Untuk pesepeda, tersedia virtual power dan cadence yang menampilkan data latihan secara real-time. Seluruh data olahraga itu bisa disinkronkan ke aplikasi Strava.

Mode olahraga lain seperti tenis, badminton, dan padel juga ikut disediakan. Pada aktivitas tersebut, perangkat dapat menganalisis jenis pukulan dan intensitas ayunan.

Baterai, konektivitas, dan harga jual

Huawei menyebut baterai Watch FIT 5 Series mampu bertahan hingga 10 hari untuk penggunaan normal. Untuk penggunaan intensif seperti trail run, perangkat ini diklaim sanggup menyala hingga 21 jam.

Fitur pendukung lain mencakup Bluetooth calling, notifikasi pesan, dan penyimpanan hingga 64GB. Seri ini juga kompatibel dengan perangkat Android maupun iOS.

Untuk pasar Indonesia, Huawei menyiapkan pembayaran digital melalui LinkAja QR Payment. Fitur ini bisa digunakan di merchant modern seperti Indomaret, Alfamart, dan jaringan QRIS CPM lainnya.

Penjualan Watch FIT 5 Series dibuka mulai 21 Mei hingga 20 Juni 2026. Huawei Watch FIT 5 Basic dijual mulai Rp2.399.000, sedangkan Huawei Watch FIT 5 Pro dibanderol mulai Rp3.699.000.

Selama periode penjualan, pembeli berkesempatan memperoleh bonus Huawei FreeBuds SE 3, membership Huawei Health+, dan akses Huawei Watch Face VIP. Perangkat ini dipasarkan melalui Huawei Indonesia serta sejumlah platform seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Lazada, Erafone, dan Eraspace.

Source: www.suara.com

Baca Juga

Back to top button