Konsumen aki Varta di Indonesia kini mendapat dua lapisan kemudahan sekaligus saat memilih produk. Selain lebih mudah mengenali jenis aki lewat warna kemasan yang dibedakan per lini, mereka juga bisa memeriksa keaslian produk langsung dari ponsel melalui kode otentifikasi digital.
Perubahan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan di lapangan ketika pilihan aki semakin beragam. Dengan identitas visual yang lebih tegas, konsumen diharapkan tidak lagi kesulitan membedakan produk sejak awal, sebelum masuk ke tahap membaca spesifikasi teknis secara lebih rinci.
Identitas warna untuk tiap lini
Pembaruan kemasan Varta mengandalkan pembeda warna sebagai penanda utama. Varta SLI memakai identitas abu-abu, Varta EFB menggunakan silver, sedangkan Varta AGM tampil dengan warna keemasan.
Skema ini dibuat agar tiap kategori lebih cepat dikenali di rak penjualan. Bagi pembeli, tampilan yang lebih jelas membantu proses seleksi produk agar lebih presisi sesuai kebutuhan kendaraan.
Pengecekan keaslian lewat barcode
Selain warna, setiap aki kini dibekali barcode khusus yang terhubung ke jaringan digital Varta. Konsumen dapat memindainya menggunakan gawai untuk melakukan otentifikasi produk.
Kode tersebut disebut tidak bisa dilepas maupun dihapus. Artinya, fitur verifikasi digital ini menjadi bagian tetap dari produk dan memberi lapisan pengecekan tambahan saat aki sudah berada di tangan pembeli.
Diperkenalkan di tengah penguatan pasar
Kemasan baru itu diperkenalkan dalam sesi inaugurasi di Jakarta pada akhir pekan lalu dengan tema Level Up. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Varta di pasar Indonesia.
Direktur PT HTG Indonesia Distribusi Adrian Tay menyebut pertumbuhan Varta di Indonesia sudah terakumulasi dua kali lipat dibandingkan masa setahun lalu. Kondisi itu menjadi salah satu latar belakang hadirnya identitas kemasan yang lebih mudah dikenali.
Di Indonesia, Varta digawangi oleh PT HTG Indonesia Distribusi bersama PT Ecobatt Indo Lestari. Merek ini sendiri punya sejarah panjang karena sudah hadir pertama kali pada 1887 sebagai produsen peranti elektronik.
Lini produk yang dipasarkan
Varta menawarkan beberapa lini aki untuk kebutuhan kendaraan yang berbeda. Varta SLI, singkatan dari Starting, Lighting, and Ignition, ditujukan untuk kendaraan harian dengan sistem kelistrikan generik dan tersedia dalam format JIS serta DIN.
Di atasnya ada Varta EFB atau Enhanced Flooded Battery yang dikembangkan untuk kendaraan dengan sistem kelistrikan lebih kompleks, termasuk yang sudah memakai fitur Start-Stop. Sementara itu, Varta AGM atau Absorbent Glass Mat diposisikan sebagai baterai premium berperforma tinggi untuk kendaraan modern dengan beban listrik lebih besar.
Untuk kendaraan komersial, Varta juga menyediakan lini ProMotive. Varian ini menyasar kendaraan komersial maupun heavy duty, sehingga cakupan produknya tidak terbatas pada mobil penumpang.
Seluruh produk aki Varta yang dipasarkan tersebut berspesifikasi aki kering. Dengan rentang lini yang beragam, merek ini menyasar kebutuhan kendaraan yang luas dan tidak berhenti pada satu segmen saja.
Distribusi diperluas ke lebih banyak kanal
Seiring perubahan kemasan, Varta juga terus memperluas jaringan distribusi di berbagai wilayah Indonesia. Jalur pemasaran yang disebut meliputi bengkel umum berjaringan, part shop, komunitas otomotif, hingga bengkel resmi.
Perluasan kanal ini ditujukan agar produk lebih mudah dijangkau konsumen. Pada saat yang sama, identitas warna dan barcode otentifikasi diharapkan membuat pilihan aki di lapangan menjadi lebih jelas dan lebih mudah diverifikasi.
Adrian Tay juga menegaskan bahwa Varta tidak hanya cocok untuk kendaraan buatan Eropa. Kendaraan dari pabrikan Jepang maupun Tiongkok juga disebut dapat menggunakan aki Varta sesuai kebutuhan spesifikasinya.
Source: otodriver.com




