Laga terakhir Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026 antara Kendal Tornado FC dan Persela Lamongan tetap punya bobot tersendiri, meski tidak lagi menentukan apa pun di klasemen. Pertemuan di Stadion Sriwedari, Solo, pada Minggu (3/5/2026) pukul 15.30 WIB itu menjadi panggung untuk menjaga harga diri, sekaligus menutup musim dengan catatan yang enak dilihat.
Kedua tim sama-sama sudah aman dari ancaman degradasi. Kendal Tornado FC berada di posisi keempat dengan 47 poin, sementara Persela Lamongan menempati urutan kelima dengan 41 poin dan selisih enam angka di antara keduanya.
Misi Kendal menjaga ritme
Bagi Kendal Tornado FC, laga pamungkas ini lebih dari sekadar formalitas. Pelatih Stefan Keeltjes ingin timnya merespons kekalahan pada pekan sebelumnya dengan kemenangan agar mental pemain tetap terjaga.
Stefan juga menilai musim ini layak diapresiasi. Sebagai tim promosi, Kendal mampu bersaing di papan atas dan menunjukkan kualitas di Grup Timur sepanjang kompetisi.
Nada serupa datang dari Felipe Ryan. Gelandang asing asal Brasil yang memakai nomor punggung 10 itu ingin mempersembahkan kemenangan untuk para pendukung pada laga terakhir musim ini.
Felipe sudah mencatat dua gol dan lima assist dari 16 pertandingan bersama Kendal Tornado FC. Ia juga mengaku merasakan suasana kekeluargaan yang kuat selama membela tim, dan kini siap kembali bermain setelah sempat pulih dari cedera.
Persela tetap membidik hasil terbaik
Di kubu Persela Lamongan, target menang juga tetap dipasang. Pelatih Bima Sakti menegaskan timnya tetap mengejar hasil maksimal, meski harus melakukan rotasi karena ada pemain yang terkena akumulasi kartu.
Persela datang ke Solo dengan modal satu poin dari hasil imbang 1-1 melawan Barito Putera. Bima melihat laga ini tidak akan mengubah posisi Persela di tabel, tetapi ia tetap menekankan pentingnya menutup liga dengan performa yang baik.
Bagi Laskar Joko Tingkir, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk memperlihatkan karakter sampai akhir kompetisi. Sikap itu dijaga meski hasil pertandingan sudah tidak lagi berdampak pada posisi mereka di klasemen akhir.
Penutup musim yang tetap bernilai
Meski status laga sudah tidak menentukan nasib kedua tim, duel ini tetap menyimpan daya tarik. Kendal Tornado FC membawa ambisi menjaga kepercayaan diri setelah musim yang kompetitif, sedangkan Persela ingin memastikan penutupan liga berjalan solid.
Setelah kompetisi berakhir, Persela Lamongan sudah menyiapkan agenda lain. Klub itu akan memainkan Anniversary Game melawan Deltras Sidoarjo pada 6 Mei 2026 di Stadion Surajaya untuk memperingati hari jadi ke-59.





