Ketat Hingga Rubber Game, Putri Kusuma Wardani Takluk dari Michelle Li dan Indonesia Kehilangan Poin Awal 2026

Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Michelle Li dalam laga pembuka Grup C Uber Cup 2026 di Forum Horsens, Denmark. Meski sempat memimpin di gim pertama, wakil Indonesia itu akhirnya kalah dalam duel tiga gim yang membuat Indonesia langsung tertinggal 0-1 dari Kanada.

Hasil tersebut menjadi awal yang berat bagi tim Indonesia yang membutuhkan start positif pada partai pertama. Putri sebenarnya sempat memperlihatkan permainan yang menjanjikan, tetapi Michelle Li mampu menjaga konsistensi saat laga memasuki fase-fase krusial.

Gim pertama berjalan untuk Putri

Putri memulai pertandingan dengan kehati-hatian dan sempat tertinggal 3-7 dari Michelle Li. Namun, ia perlahan menemukan ritme permainan dan mampu mengejar hingga skor menjadi 10-10 sebelum unggul tipis 11-10 saat interval.

Setelah jeda, permainan Putri terlihat lebih rapi. Ia menjaga tempo, lebih sabar dalam reli panjang, dan berhasil mempertahankan keunggulan hingga menutup gim pertama dengan skor 21-16.

Awal tersebut sempat memberi harapan besar bagi Indonesia. Putri juga terlihat cukup berani menekan lawan ketika reli berlangsung lebih panjang dan pertahanan Michelle Li mulai terbuka.

Michelle Li mengubah jalannya pertandingan

Situasi berubah saat gim kedua dimulai. Michelle Li langsung tampil agresif dan mencetak lima poin beruntun untuk memimpin 5-1, sebuah start yang membuat Putri berada di bawah tekanan sejak awal.

Li kemudian terus menjaga intensitas permainan dan menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-9. Selepas jeda, Putri kesulitan memangkas selisih angka, sedangkan Li terus memegang kendali tempo pertandingan.

Gim kedua pun jatuh ke tangan wakil Kanada dengan skor 21-11. Kedudukan menjadi imbang 1-1 dan pertandingan berlanjut ke rubber game dengan tensi yang semakin tinggi.

Pertarungan ketat di gim penentu

Pada gim ketiga, kedua pemain kembali saling kejar angka. Skor sempat berjalan ketat hingga 8-8 sebelum Michelle Li menutup interval dengan keunggulan 11-8.

Usai interval, Li sempat menjauh lagi menjadi 15-11. Putri masih menjaga perlawanan dan berhasil memangkas jarak hingga 15-16, sehingga laga kembali terbuka pada fase akhir.

Meski begitu, Michelle Li tampil lebih tenang dalam poin-poin penentuan. Ia menjaga fokus sampai akhir dan menutup laga dengan kemenangan 21-16 di gim ketiga.

Dampak untuk Indonesia di Grup C

Kekalahan Putri membuat Indonesia kehilangan poin pembuka di Grup C. Dalam format beregu seperti Uber Cup, hasil partai pertama kerap memberi pengaruh besar terhadap ritme tim pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Meski begitu, laga ini juga menunjukkan bahwa Putri tidak menyerah begitu saja. Ia sempat unggul di gim pertama dan memaksa Michelle Li bekerja keras sebelum lawannya tampil lebih stabil di dua gim terakhir.

Persaingan di Grup C pun langsung terasa ketat sejak awal. Bagi Indonesia, hasil dari sektor tunggal putri pertama menjadi pengingat bahwa konsentrasi, kestabilan, dan ketenangan di poin-poin akhir sangat menentukan dalam perebutan kemenangan beregu.

Baca Juga

Back to top button