Malam Byon Combat Showbiz 7 di World Trade Center Kuala Lumpur, Malaysia, menghadirkan dua hasil yang paling menyita perhatian melalui Fatkur Rozi dan Aaron Clarke. Keduanya sama-sama menang, tetapi dengan cara yang berbeda, sehingga rangkaian laga terasa tidak monoton dari awal hingga akhir.
Fatkur Rozi menjaga dominasinya di kelas kickstriking featherweight dengan pendekatan yang rapi dan terukur. Ia mengalahkan Jai JMT lewat keputusan mutlak juri setelah mampu menguasai tempo pertarungan lewat jab yang konsisten dan disiplin membaca momen serangan.
Dalam duel itu, Rozi tidak terpancing bermain liar. Ia lebih sabar menjaga jarak, menahan ritme lawan, dan membuat Jai JMT sulit menemukan celah untuk mengembangkan pola serangannya.
Jai JMT sempat berusaha menghindar hampir sepanjang laga, tetapi upaya itu tidak cukup mengubah arah pertarungan. Tiga juri tetap sepakat memberikan kemenangan kepada Rozi, yang menunjukkan betapa pentingnya kontrol ritme dalam kickstriking.
Hasil tersebut juga menegaskan bahwa ketepatan dan strategi yang stabil bisa bekerja lebih efektif dibanding agresivitas tanpa arah. Rozi berhasil memaksimalkan efisiensi serangan untuk memastikan laga tetap berada dalam kendalinya sampai akhir.
Berbeda dari kemenangan Rozi yang lahir lewat penguasaan tempo, Aaron Clarke menutup pertandingannya dengan cara yang lebih tegas di kelas 61 kg. Petarung asal Irlandia yang dijuluki The Bounty Hunter itu menghentikan perlawanan Azwan Che lewat TKO setelah memberikan tekanan besar sejak awal.
Clarke tampil agresif dan terus mendorong lawan ke posisi yang ia inginkan. Azwan Che akhirnya tidak mendapat banyak ruang untuk bertahan maupun mengembangkan respons, karena Clarke konsisten menekan sepanjang jalannya laga.
Kemenangan itu memperlihatkan perpaduan antara keberanian menyerang dan ketajaman teknik yang dimiliki Clarke. Setelah laga berakhir, ia langsung melontarkan tantangan terbuka kepada petarung lain di kelas yang sama.
Laporan tirto.id menyebut Clarke siap menghadapi siapa pun di kelas 61 kg, termasuk Brian Lawitan yang turut disebut sebagai salah satu nama yang ia tantang. Pernyataan itu menambah perhatian pada keberhasilan Clarke di Kuala Lumpur.
Selain dua laga utama tersebut, Byon Combat Showbiz 7 juga menampilkan sejumlah hasil lain yang ditentukan lewat persaingan ketat. Amir Zolfi meraih kemenangan atas Charles Ebu di kelas flyweight kickstriking melalui keputusan mutlak juri dalam duel yang berlangsung saling balas serangan.
Bashir Mazreavi juga mencatat hasil positif saat berhadapan dengan Masdewa di kelas catchweight kickstriking. Meski keduanya sempat dinyatakan kelebihan berat badan saat penimbangan, Mazreavi tetap mampu mengamankan kemenangan lewat keputusan juri dalam pertarungan yang berjalan ketat.
Dari kelas flyweight kickstriking, Yearmie Lee atau Sun Go Kong turut menambah daftar pemenang usai menundukkan Innwan77 lewat keputusan mutlak juri. Hasil itu memperlihatkan bahwa banyak partai di ajang ini ditentukan oleh ketajaman taktik dan bukan semata kekuatan pukulan.
Nuansa Indonesia kontra Malaysia juga ikut memberi warna tersendiri dalam gelaran tersebut. Boy Prata berhasil menundukkan Faisal “Sweethands” Giru melalui permainan taktik yang cermat, sehingga persaingan antarpetarung dari dua negara terasa semakin hidup.
Dengan total 12 laga yang terdiri atas 10 partai kickstriking dan dua laga tinju, Byon Combat Showbiz 7 menyajikan variasi hasil yang membuat malam pertandingan berlangsung kompetitif. Di antara semua sorotan itu, kemenangan tenang Fatkur Rozi dan penyelesaian TKO dari Aaron Clarke menjadi dua cerita paling menonjol dari panggung Kuala Lumpur.





