Kota Bekasi 1 dan Kota Makassar Pecah Dominasi, Daftar Lengkap Juara NFSC 2026 Terungkap

Kota Bekasi 1 keluar sebagai tim paling menonjol dalam final National Firefighter Skill Competition atau NFSC 2026 setelah mengumpulkan hasil terbaik di lebih dari satu nomor lomba. Di ajang yang digelar di pelataran Benteng Kuto Besak, Palembang, pada Rabu, 29 April 2026, tim ini memastikan diri sebagai juara umum setelah bersaing dengan lima tim terbaik lainnya di setiap nomor final.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan petugas pemadam kebakaran tidak hanya ditentukan oleh gerak cepat. Ketelitian, disiplin, dan ketepatan mengambil keputusan ikut menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir di kompetisi nasional tersebut.

Bekasi dan Makassar sama-sama mencuri perhatian

Sorotan terbesar memang tertuju pada Kota Bekasi 1, tetapi Kota Makassar juga tampil kuat di salah satu nomor utama. Pada kategori Survival, Makassar berhasil menjadi yang terbaik dan mengungguli Kabupaten Banjar serta Kota Bekasi 2 yang menempati posisi kedua dan ketiga.

Di nomor yang menuntut daya tahan fisik dan strategi kerja matang itu, persaingan berlangsung rapat hingga akhir. Kota Surabaya mengisi posisi harapan pertama, disusul Kota Jambi 1 dan Kota Padang.

Kota Bekasi 1 sendiri menunjukkan konsistensi tinggi saat turun di lintasan final. Tim ini tidak hanya menang di satu nomor, tetapi juga mengamankan hasil terbaik pada dua kategori sekaligus sehingga poin keseluruhan mereka cukup kuat untuk menutup kompetisi sebagai juara umum.

Dua nomor jadi milik Kota Bekasi 1

Pada nomor Ladder Pitching, Kota Bekasi 1 finis di urutan pertama. Kota Bandung menyusul di posisi kedua, sementara Kabupaten Bogor 1 berada di urutan ketiga.

Di bagian harapan nomor tersebut, Kota Bekasi 2 menempati urutan pertama, lalu Kabupaten Bogor 2 dan Provinsi Kalimantan Selatan menyusul di belakangnya. Hasil itu memperlihatkan bahwa beberapa daerah mampu menjaga performa di kelompok atas meski bersaing dalam format final yang ketat.

Keunggulan Kota Bekasi 1 berlanjut di nomor Hose Laying. Tim ini kembali menempati posisi teratas, diikuti Kota Bekasi 2 di urutan kedua dan Kota Bandung di posisi ketiga.

Untuk kategori harapan Hose Laying, daftar teratas diisi Kota Makassar, Kota Padang, dan Kabupaten Kebumen. Komposisi hasil ini menegaskan bahwa sejumlah daerah mampu tampil menonjol di beberapa nomor sekaligus, meski dengan keunggulan yang berbeda-beda.

Daftar lengkap hasil final NFSC 2026

Berikut rangkaian hasil yang tercatat dalam final NFSC 2026:

  1. Ladder Pitching: Kota Bekasi 1, Kota Bandung, Kabupaten Bogor 1
    Harapan Ladder Pitching: Kota Bekasi 2, Kabupaten Bogor 2, Provinsi Kalimantan Selatan

  2. Hose Laying: Kota Bekasi 1, Kota Bekasi 2, Kota Bandung
    Harapan Hose Laying: Kota Makassar, Kota Padang, Kabupaten Kebumen

  3. Survival: Kota Makassar, Kabupaten Banjar, Kota Bekasi 2
    Harapan Survival: Kota Surabaya, Kota Jambi 1, Kota Padang

Susunan tersebut memperlihatkan bahwa Kota Bekasi 1 dan Kota Makassar menjadi dua nama yang paling menonjol di final. Keduanya berhasil menunjukkan kekuatan pada kategori yang berbeda dan sama-sama meninggalkan jejak kuat dalam perebutan gelar nasional.

Nilai kompetisi di balik hasil lomba

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA, menekankan bahwa kemampuan teknis harus menjadi fondasi utama petugas damkar. Ia menyampaikan bahwa tugas pemadam kebakaran perlu dijalankan dengan perhitungan yang cermat agar penyelamatan dapat berjalan maksimal tanpa membahayakan petugas.

Safrizal mengatakan, “Skill harus tinggi, akurat, dan penuh perhitungan untuk memastikan zero risk/ zero accident bagi petugas dan sukses 100 persen penyelamatan bagi para korban.” Pernyataan itu menegaskan bahwa NFSC bukan sekadar arena lomba, melainkan ruang untuk mengasah kesiapan nyata dalam menghadapi keadaan darurat.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, juga memberi apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kotanya sebagai tuan rumah. Ia menilai penyelenggaraan NFSC memberi kesempatan bagi Damkar Palembang untuk belajar dari berbagai daerah dan memperluas pengalaman dalam pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, NFSC 2026 juga menempatkan penguatan kapasitas sebagai hal penting bagi relawan pemadam kebakaran atau Redkar. Safrizal menekankan bahwa peningkatan kemampuan perlu berjalan seiring dengan dukungan sarana dan prasarana agar layanan penyelamatan di daerah semakin siap menghadapi kebutuhan lapangan.

Source: www.medcom.id

Baca Juga

Back to top button