Layar 120Hz Dan Baterai 6.000mAh Di Harga Rp2 Jutaan, Infinix HOT 70 Series Kian Siap Masuk Indonesia

Bocoran kehadiran Infinix HOT 70 Series di Indonesia makin kuat setelah lini ini lolos dua tahapan penting untuk penjualan resmi. Perangkat tersebut sudah tercatat di sertifikasi postel dan juga mengantongi sertifikasi TKDN, sehingga jalan menuju peluncuran lokal kini semakin terbuka.

Dari sisi pasar, kemunculan ini langsung menarik perhatian segmen entry-level. Alasannya sederhana, Infinix menyiapkan kombinasi spesifikasi yang cukup agresif untuk kelas harga terjangkau.

Dalam dokumen yang beredar, dua model yang muncul adalah X6895 dan X6895B. Keduanya sama-sama teridentifikasi sebagai bagian dari Infinix HOT 70 Series dengan dukungan jaringan hingga 4G LTE.

Nilai TKDN kedua model itu tercatat sebesar 35,75 persen. Angka tersebut sudah melewati ambang minimum yang dibutuhkan agar perangkat bisa dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Layar besar dan baterai jumbo

Salah satu daya tarik utama HOT 70 Series ada pada sektor layar. Perangkat ini membawa panel 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz, fitur yang biasanya dicari untuk tampilan lebih mulus saat menjelajah, bermain gim, atau menonton video.

Untuk urusan tenaga, Infinix membekali seri ini dengan baterai 6.000mAh. Kapasitas besar tersebut dipasangkan dengan pengisian cepat 45W agar perangkat tetap mendukung mobilitas pengguna yang membutuhkan daya tahan panjang.

Di sisi performa, HOT 70 Series memakai chipset Helio G100 Ultimate. Infinix menyebut chip ini dirancang untuk menjaga kestabilan penggunaan, termasuk saat multitasking maupun saat dipakai untuk hiburan harian.

Perusahaan juga mengklaim performa ponsel tetap optimal dalam jangka panjang. Klaim itu menunjukkan fokus Infinix bukan hanya pada performa awal, tetapi juga pada konsistensi saat perangkat digunakan setiap hari.

Fitur AI di kelas terjangkau

Infinix turut menambahkan fitur berbasis kecerdasan buatan pada seri ini. Dua di antaranya adalah One-Tap AI Flash Memo dan Folax Music Recognition.

Kehadiran fitur AI tersebut diarahkan untuk membuat penggunaan harian lebih efisien. Langkah ini juga memperlihatkan bahwa fitur yang sebelumnya lebih sering hadir di kelas lebih tinggi kini mulai dibawa ke segmen harga yang lebih terjangkau.

Siap bersaing di kisaran Rp2 jutaan

Sebelum masuk ke Indonesia, HOT 70 Series lebih dulu meluncur di Bangladesh. Di pasar itu, perangkat ini diposisikan untuk pengguna yang mencari spesifikasi tinggi dengan harga yang tetap terjangkau.

Karakter tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan pasar Indonesia yang responsif terhadap ponsel dengan fitur besar di kelas menengah bawah. Karena itu, kehadiran seri ini berpotensi ikut memanaskan persaingan di segmen entry-level 4G.

Dari sisi harga, HOT 70 Series diperkirakan bermain di rentang yang sangat kompetitif. Kisaran harga globalnya disebut setara Rp2 jutaan hingga Rp3 jutaan, sehingga perangkat ini berpeluang menarik konsumen yang ingin naik kelas tanpa mengeluarkan biaya terlalu besar.

Dengan sertifikasi yang sudah dikantongi, Infinix kini tinggal menunggu langkah berikutnya untuk membawa HOT 70 Series ke pasar Indonesia secara resmi. Kombinasi layar 120Hz, baterai 6.000mAh, dan harga yang diperkirakan berada di kelas Rp2 jutaan membuat lini ini punya modal kuat untuk bersaing di pasar smartphone murah.

Baca Juga

Back to top button