Pasar lelang mobil bekas kembali memberi kejutan, terutama untuk model Toyota dan Honda yang sudah berusia lebih dari satu dekade. Meski harga mobil bekas secara umum tidak setinggi masa pandemi, unit dari dua merek Jepang itu tetap mampu memancing persaingan ketat dan membuat dealer tertegun saat melihat angka akhir penawaran.
Salah satu contoh yang paling mencuri perhatian terlihat dari sebuah Honda Accord 2013 dengan jarak tempuh sekitar 75.000 mil. Mobil itu muncul dalam video yang dibagikan kreator TikTok sekaligus dealer mobil, @mrdwing, bersama rekan bisnisnya Ben, dan langsung menunjukkan bagaimana kuatnya daya tarik mobil bekas Jepang tertentu di arena lelang.
Harga yang membuat dealer berhenti sejenak
Saat pertama menilai Accord tersebut, dealer itu memperkirakan harganya berada di kisaran $9.000. Perkiraan itu ternyata hampir tepat karena daftar lelang menampilkan angka $9.100, sebuah nilai yang kemudian disebut terasa sangat tidak masuk akal.
Reaksi tersebut bukan hanya soal satu mobil, tetapi juga menggambarkan kondisi pasar yang sedang memperlakukan unit-unit tertentu sebagai barang rebutan. Ketika minat pembeli tinggi, harga lelang bisa tetap bergeser naik meski usia mobil sudah tidak muda lagi.
Tekanan bagi dealer di balik harga tinggi
Bagi dealer, harga lelang yang tinggi bukan sekadar angka menarik untuk dibahas. Kondisi itu langsung memengaruhi ruang keuntungan karena mobil harus dibeli mendekati harga ritel, lalu masih dibebani biaya pengiriman, detailing, perbaikan, dan operasional showroom.
Situasi seperti ini membuat persaingan di lelang terasa semakin berat. Jika unit yang dilepas adalah mobil yang banyak diburu, para pembeli cenderung saling menaikkan penawaran agar tidak kehilangan stok yang dianggap cepat laku.
Mengapa Toyota dan Honda lama tetap kuat
Daya tarik Toyota dan Honda bekas masih bertahan karena reputasi keduanya yang dikenal tahan lama. Model seperti Honda Accord, Toyota Camry, dan Honda Civic terus dicari lantaran punya biaya perawatan yang relatif rendah serta catatan keandalan yang kuat.
Minat itu tidak hanya datang dari pembeli perorangan. Dealer juga melihat mobil-mobil tersebut sebagai unit yang berpotensi cepat terjual, terutama bila kondisi bodi dan mesinnya masih bersih serta layak pakai.
Bahkan kendaraan dengan jarak tempuh tinggi tetap bisa menarik perhatian selama kondisinya dianggap masih bagus. Bagi banyak pembeli, faktor keandalan sering dipandang lebih penting dibanding usia kendaraan semata.
Reaksi yang tidak seragam dari publik
Video lelang itu juga memunculkan beragam komentar dari penonton. Sebagian menilai harga $9.100 masih layak untuk Accord dengan jarak tempuh rendah dan kondisi bagus, sementara yang lain menyebut angka itu masih masuk akal jika dibandingkan dengan harga di dealer.
Ada pula komentar yang menyoroti semakin sulitnya mencari Honda lawas yang benar-benar bersih, andal, dan masih berada di bawah $10.000. Dari sudut pandang ini, harga yang terlihat tinggi di lelang justru dianggap mencerminkan minimnya stok berkualitas.
Di sisi lain, respons dealer memperlihatkan tekanan yang nyata di lapangan. Mereka harus bersaing keras untuk mendapatkan unit yang sama, sementara kepercayaan konsumen terhadap Toyota dan Honda tetap kuat karena dua merek itu sudah lama identik dengan daya tahan dan biaya kepemilikan yang lebih terukur.
Kombinasi faktor tersebut membuat Toyota dan Honda bekas terus memiliki posisi istimewa di pasar lelang. Selama pembeli masih menempatkan keandalan, kemudahan perawatan, dan nilai jual yang stabil sebagai prioritas, model seperti Accord, Camry, dan Civic tampaknya tetap akan menjadi incaran utama.





