Lonjakan EV Kanada Tertahan Administrasi Subsidi, Banyak Dealer Masih Belum Dibayar

Lonjakan penjualan mobil listrik baru di Kanada kembali terasa setelah insentif EV diaktifkan lagi, tetapi efek sampingnya langsung muncul di belakang layar. Banyak dealer harus menalangi potongan harga terlebih dulu dan masih menunggu penggantian dana dari pemerintah, sehingga tekanan pada arus kas ikut meningkat.

Kondisi itu membuat pemulihan pasar EV di Kanada tidak sepenuhnya mulus. Di satu sisi, pembeli kembali mendapat dorongan harga yang sempat hilang saat program lama berhenti, namun di sisi lain showroom harus menghadapi jeda pembayaran yang menahan uang mereka lebih lama.

Permintaan naik cepat setelah program dibuka lagi

Program Electric Vehicle Affordability Program atau EVAP kembali berjalan pada 16 Februari. Skema ini memberi dealer ruang untuk langsung memotong harga di muka, lalu mengajukan penggantian setelah transaksi selesai.

Dampaknya langsung terlihat pada Maret, ketika penjualan mobil listrik baru naik lebih dari 80 persen dibanding Februari. Kenaikan itu menunjukkan seberapa besar pengaruh rebate terhadap minat beli di pasar Kanada.

Batas harga dan nilai insentif

Insentif dalam program ini hanya berlaku untuk kendaraan dengan harga $50.000 atau kurang. Untuk battery-electric dan fuel-cell electric vehicles, nilainya mencapai $5.000.

Sementara itu, plug-in hybrid vehicles mendapat insentif $2.500. Dengan aturan itu, program diarahkan ke segmen kendaraan yang masih bisa dijangkau lebih banyak konsumen.

Dealer terjepit oleh jeda pembayaran

Masalah utama muncul karena sistem klaim baru dibuka pada 6 April, padahal kendaraan yang dijual sejak 16 Februari sudah lebih dulu diberikan potongan. Artinya, banyak dealer harus menalangi dana subsidi sebelum bisa meminta penggantian dari pemerintah.

Canadian Auto Dealers Association atau CADA menyebut banyak dealer masih belum dibayar, dan sebagian menunggu lebih dari $200.000. Asosiasi itu menilai keterlambatan tersebut mulai menekan cash flow karena uang subsidi sudah dikeluarkan atas nama pemerintah federal.

Juru bicara CADA, Huw Williams, mengatakan komitmen untuk membayar dealer tepat waktu belum terjadi pada masa awal program. Ia menegaskan bahwa tenggat penggantian dana memukul arus kas bisnis karena uang itu “kami majukan atas nama pemerintah federal.”

Klaim besar, risiko administratif ikut muncul

Hingga 29 Mei, database program mencatat 24.389 klaim dengan total subsidi $122 juta. Pemerintah juga telah menyiapkan $2,275 miliar untuk lima tahun ke depan, sehingga ruang dukungan untuk program ini masih besar.

Namun, tidak semua klaim berjalan mulus. Sebagian dilaporkan ditolak karena kesalahan sederhana seperti salah ketik, dan penolakan itu tidak bisa diajukan banding atau ditinjau ulang.

Transport Canada menyatakan sedang berupaya mempercepat proses pembayaran. Lembaga itu mengatakan tidak ada penahanan atas penggantian dana dan klaim yang lengkap serta valid terus diproses, meski waktunya dapat berbeda tergantung kebutuhan verifikasi dan volume pengajuan.

Dampak ke pasar EV Kanada

Kembalinya rebate ini menjadi pembalikan penting bagi pasar otomotif Kanada. Negara itu sebelumnya menjalankan program serupa antara 2019 dan 2025, dan kebijakan itu ikut mendorong lebih banyak warga memilih kendaraan yang lebih efisien bahan bakar.

Saat program lama dihentikan pada Januari 2025, pangsa EV dalam total penjualan mobil baru turun dari 18 persen menjadi 10 persen. Perubahan itu memperlihatkan betapa besar pengaruh insentif terhadap permintaan, sekaligus menjelaskan mengapa program yang kembali aktif segera memicu lonjakan penjualan.

Source: www.carscoops.com

Baca Juga

Back to top button