Malam Ini Bandung Siaga Kirab Mahkota Binokasih, Tiga Jalan Utama Ditutup Sementara

Malam ini, arus lalu lintas di pusat Kota Bandung akan bersinggungan dengan prosesi budaya Kirab Mahkota Binokasih. Sejumlah ruas jalan ditutup sementara untuk memberi ruang bagi iring-iringan yang bergerak dari Kiara Artha Park menuju Gedung Sate pada pukul 19.00 WIB.

Penutupan ini diperkirakan berdampak langsung pada mobilitas warga yang melintas di kawasan inti kota. Polda Jabar dan Polrestabes Bandung meminta masyarakat menyesuaikan rute perjalanan agar tidak terjebak kepadatan di sekitar jalur kirab.

Tiga ruas jalan terdampak

Berdasarkan informasi akun resmi @tmcpolrestabesbandung, tiga ruas yang akan ditutup sementara adalah Jalan Jakarta, Jalan Supratman, dan Jalan Diponegoro. Warga diminta menghindari area tersebut selama prosesi berlangsung.

Polrestabes Bandung juga menyiapkan petugas di lapangan untuk mengatur kendaraan yang melintas. Pengendara diarahkan ke jalur alternatif agar lalu lintas tetap tertib dan perjalanan berlangsung lebih aman.

Rangkaian kirab menuju Bandung

Kirab Mahkota Binokasih sendiri sudah dimulai dari Museum Geusan Ulun di Sumedang pada Sabtu (2/5) lalu. Setelah itu, mahkota diarak melewati sejumlah daerah di Jawa Barat sebelum tiba di Bandung sebagai titik akhir sekaligus lokasi puncak acara.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa tahun ini mahkota tidak lagi diangkut menggunakan mobil Jeep. Prosesi digelar dalam bentuk kirab kebudayaan yang mengusung nilai leluhur dan melewati delapan titik di Jawa Barat.

Lintasan sebelum puncak acara

Sebelum sampai di Bandung, Mahkota Binokasih sempat singgah di Kawali, Ciamis, lalu Kampung Naga di Tasikmalaya. Perjalanan itu kemudian berlanjut ke Cianjur, Bogor, Karawang, Depok, dan Kabupaten Cirebon.

Dedi Mulyadi menyebut puncak Napak Tilas Padjadjaran berlangsung di Kota Bandung hari ini. Setelah prosesi di Bandung selesai, mahkota akan kembali lagi ke Sumedang.

Tradisi yang dijaga setiap tahun

Dedi Mulyadi juga menyampaikan bahwa Hari Tatar Sunda akan digelar rutin setiap tahun dengan tajuk Milangkala Tatar Sunda. Perayaan itu tidak hanya berlangsung di Jawa Barat, tetapi juga di sebagian desa di Banten dan Jawa Tengah yang masih menjaga tradisi Sunda.

Dengan adanya kirab malam ini, warga yang beraktivitas di sekitar pusat kota perlu lebih cermat mengatur perjalanan. Kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi kunci agar prosesi budaya berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas yang lebih luas.

Source: www.jawapos.com
Exit mobile version