Perubahan sikap SEC terhadap kripto kini mulai memunculkan tuntutan balik dari pihak yang dulu sudah terlanjur membayar mahal. Bittrex meminta pengadilan membatalkan penyelesaian senilai $24 juta dan memerintahkan SEC mengembalikan dana yang sudah dibayarkan perusahaan itu.
Permintaan tersebut diajukan lewat filing baru kepada hakim federal pada pekan ini. Dalam dokumen itu, pengacara Bittrex menilai perubahan pendekatan penegakan hukum di bawah SEC era Donald Trump seharusnya juga berlaku untuk perkara lama yang pernah menjerat bursa kripto tersebut.
Bittrex ingin putusan lama dibatalkan
Melalui motion to vacate yang diajukan Senin, Bittrex meminta agar putusan sebelumnya dicabut. Perusahaan itu juga meminta agar SEC diwajibkan mengembalikan denda $24 juta yang telah dibayarkan pada 2023.
Bittrex beralasan bahwa regulator kini telah mengakui teori hukum yang dulu dipakai keliru. Dalam filing itu, pengacara perusahaan menyebut token yang diperdagangkan di bursa tersebut bukan sekuritas, dan strategi penegakan yang dipakai sejak awal juga dinilai salah.
Kasus lama yang berujung pada penutupan operasi
Sebelum kesepakatan itu, SEC menggugat Bittrex pada masa pemerintahan Joe Biden. Gugatan tersebut terkait penawaran penjualan token kripto yang dianggap sebagai sekuritas ilegal yang tidak terdaftar.
Bursa yang berbasis di Seattle itu akhirnya memilih berdamai dan menyetujui pembayaran denda $24 juta. Langkah itu terjadi setahun setelah Bittrex juga sepakat membayar Departemen Keuangan sebesar $29 juta terkait dugaan pelanggaran sanksi terhadap Iran, Kuba, dan Suriah.
Tak lama setelah rangkaian pembayaran itu, Bittrex menghentikan operasinya. Perusahaan saat itu menyatakan bisnisnya tidak lagi “economically viable” dalam “current U.S. regulatory and economic environment.”
SEC berubah arah, Bittrex ikut menekan balik
Sejak Donald Trump kembali berkuasa tahun lalu, SEC disebut mengubah sikapnya terhadap kripto secara drastis. Pimpinan lembaga itu berulang kali menegaskan bahwa sebagian besar token kripto tidak dipandang sebagai sekuritas.
Dalam periode yang sama, SEC juga menghentikan hampir semua gugatan yang sebelumnya diajukan terhadap perusahaan dan bursa kripto. Bittrex menilai perubahan itu tidak seharusnya hanya berlaku untuk kasus-kasus baru, tetapi juga untuk perkara yang sudah lebih dulu mereka hadapi.
Pengacara Bittrex menulis bahwa regulator telah mengakui pendekatan lamanya keliru dan telah menutup semua kasus serta investigasi serupa, kecuali perkara ini. Karena itu, perusahaan menilai putusan lama layak dibatalkan.
Dana $24 juta sudah diarahkan ke Treasury
Filing tersebut juga menyebut bahwa pada Maret, SEC di era Trump bergerak untuk menyita $24 juta milik Bittrex ke Departemen Keuangan. Dana itu direncanakan akan dibagikan kepada mantan pelanggan yang mengalami kerugian finansial.
Bittrex meminta hakim memerintahkan pengembalian dana tersebut ke perusahaan sebelum penyaluran itu dilakukan. Juru bicara SEC menolak berkomentar saat dihubungi Decrypt, sementara langkah Bittrex menambah daftar kasus ketika perubahan arah regulator terhadap kripto memicu upaya pembalasan dari perusahaan yang sudah lebih dulu membayar.





