Selisih Creta Baru Dan Bekas Di Mei 2026 Masih Tipis, Harga Mulai Rp299 Juta

Di pasar medium SUV kompak, Hyundai Creta masih berada di posisi yang menarik karena harga barunya belum melonjak terlalu jauh dan pasar bekasnya juga belum memberi jarak besar. Pada Mei 2026, kondisi itu membuat Creta terasa seperti opsi yang sulit diabaikan bagi pembeli yang ingin masuk ke kelas SUV kompak tanpa langsung mengejar banderol tertinggi.

Selisih harga yang rapat antara unit baru dan bekas menjadi daya tarik utama. Itu membuat calon pembeli punya lebih banyak ruang memilih, baik yang mencari mobil harian dengan biaya awal lebih rendah maupun yang mengincar varian lebih lengkap.

Rentang harga baru yang masih lebar

Creta di pasar baru masih dibuka dari angka Rp299.700.000 on the road Jakarta. Varian termurahnya adalah Creta Active MT, lalu diikuti Trend MT Rp331.640.000 dan Trend IVT Rp352.140.000.

Di atasnya ada Style IVT seharga Rp396.640.000 dan Prime IVT Rp426.940.000. Untuk pembeli yang ingin tampilan lebih sporty, Hyundai juga menawarkan Creta N Line IVT Rp460.500.000 dan Creta N Line Turbo Rp507.280.000.

Rentang harga itu menunjukkan bahwa Creta tidak hanya menyasar satu kelompok konsumen. Ada pembeli yang mencari SUV kompak untuk penggunaan sehari-hari, dan ada pula yang mengejar karakter lebih agresif.

Desain masih jadi alasan banyak orang melirik

Daya tarik Creta tidak berhenti di daftar harganya. Model ini masih kuat berkat bahasa desain Sensuous Sportiness yang memberi tampilan modern dan mudah dikenali di jalan.

Di bagian depan, Creta memakai Parametric Jewel Grille yang terintegrasi dengan Parametric Jewel Hidden Type DRL. Saat mesin mati, lampu utama terlihat tersembunyi dan memberi ciri visual yang berbeda.

Bagian belakang juga dibuat mudah dikenali lewat High Mount Stop Light dan Boomerang-type Rear Combination Lights. Pada varian N Line dan N Line Turbo, kesan sporty makin kuat lewat body kit agresif, knalpot ganda, kelir matte, dan velg alloy khusus.

Mesin 1.500 cc masih jadi tulang punggung

Sebagian besar varian Creta menggunakan mesin bensin Smartstream 1.500 cc 4-silinder. Mesin ini menghasilkan tenaga 115 PS pada 6.300 rpm dan torsi 143,8 Nm.

Pilihan transmisinya terdiri dari manual 6-percepatan dan Intelligent Variable Transmission atau IVT. Untuk konsumen yang menginginkan respons lebih cepat, varian N Line Turbo menawarkan karakter tenaga yang lebih instan dan agresif.

Kombinasi itu membuat Creta punya dua wajah. Satu sisi tetap nyaman untuk kebutuhan harian, sementara sisi lain memberi ruang bagi pembeli yang ingin sensasi berkendara lebih berisi.

Kabin dan fitur ikut menjaga minat pasar

Di bagian dalam, Creta dibekali Panoramic Sunroof dan Bose Premium Audio System. Varian atas juga mendapatkan Ventilated Seat serta Wireless Smartphone Charger untuk menambah kenyamanan penggunaan harian.

Dari sisi keselamatan, Hyundai menyematkan Forward Collision-Avoidance Assist, Lane Keeping & Lane Following Assist, Blind-Spot Collision-Avoidance Assist, dan Rear Cross-Traffic Avoidance Assist. Ada pula Hyundai Bluelink yang memungkinkan pemilik memantau kondisi mobil lewat smartphone.

Perlengkapan seperti itu ikut membentuk persepsi nilai pada Creta. Saat masuk ke pasar bekas, paket fitur dan karakter model ini membantu menjaga minat pembeli tetap tinggi.

Pasar bekasnya ikut terjaga

Di bursa mobil bekas, Creta masih punya daya tahan harga yang cukup baik. Unit tahun muda banyak dicari karena umumnya masih memiliki sisa garansi resmi pabrikan yang panjang dan jarak tempuh yang rendah.

Itulah yang membuat selisih harga antara Creta baru dan bekas tidak terasa terlalu jauh. Bagi pembeli yang ingin masuk ke segmen SUV kompak Hyundai dengan biaya lebih ringan, Creta bekas tetap terlihat relevan selama kondisi dan riwayat mobilnya terjaga.

Creta sendiri diproduksi di pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia atau HMMI. Posisi itu ikut menjaga pasokan model baru dan membuat ekosistem pasar bekasnya tetap aktif.

Baca Juga

Back to top button