Start Sulit Tak Menghalangi Umar Abdullah Raih Podium Perdana Di Imola

Podium pertama akhirnya datang untuk Umar Abdullah di Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026. Pembalap Indonesia itu finis kedua pada round 2 di Sirkuit Imola, Italia, dan hasil tersebut menjadi penanda penting setelah awal musim yang sempat berjalan tidak mudah.

Capaian itu terasa lebih berarti karena Umar tampil penuh sepanjang musim bersama Delta Garage Racing Team. Ia juga turun sebagai pembalap tunggal, skema yang memang diperbolehkan oleh regulasi lomba, sehingga setiap hasil sepenuhnya bergantung pada performanya di lintasan.

Perjuangan Umar di Imola tidak dimulai dari posisi yang nyaman. Pada sesi kualifikasi, ia hanya menempati urutan kelima di QTT 1 dan QTT 2, sehingga harus memulai lomba dari tengah barisan.

Situasi itu langsung membuat persaingan berjalan ketat sejak awal race 1 kelas LC. Dari 10 pembalap yang turun, Umar start dari posisi 5 dalam kondisi lintasan yang belum sepenuhnya kering.

Tim mengambil keputusan memakai ban kering saat trek masih setengah basah. Pilihan itu membuat balapan berjalan sulit, tetapi start yang rapi sempat mengangkat Umar ke posisi 3 sebelum insiden di lap terakhir mengubah hasil akhir.

“Akhirnya, saya finish P2,” kata Umar dalam keterangan resminya. Hasil tersebut menjadi podium pertama yang selama ini ia tunggu di ajang bergengsi tersebut.

Race 2 Berjalan Lebih Sulit

Pada race 2 yang digelar Minggu, 10 Mei, Umar kembali memulai dari urutan 5. Ia sempat naik sampai posisi ke-3, tetapi kesalahan di bagian akhir balapan membuat posisinya turun lagi.

Balapan full wet itu ditutup Umar di posisi 4. “Namun di balapan full wet race ini, di akhir race saya bikin salah, akhirnya finish ke-4,” ujarnya.

Meski gagal mengulang podium, tambahan poin dari hasil tersebut tetap menjaga posisinya di persaingan klasemen. Umar bahkan masih berada di papan atas dan belum tertinggal jauh dari rival terdekatnya.

“Yang membuat happy, di klasemen pembalap, saya berada di posisi 4 yang hanya beda 1 point dengan peringkat 3,” ucap Umar. Selisih tipis itu membuat peluangnya untuk terus bersaing masih terbuka lebar.

Modal Berharga Setelah Awal Musim Berat

Hasil di Imola juga menandai peningkatan penting jika dibandingkan dengan putaran pembuka. Pada round 1 di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, 11-12 April, Umar sempat mengalami crash di race 1 sebelum finis keenam di race 2.

Perjalanan itu menunjukkan bahwa perbaikan performa di Imola datang setelah fase awal musim yang menantang. Dari hasil yang sempat naik-turun, Umar kini membawa momentum yang lebih baik ke seri berikutnya.

Putaran selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Spa-Franchorchamps, Belgia, pada 25-27 Juni mendatang. Dengan bekal podium perdana dan posisi klasemen yang masih dekat dengan tiga besar, Umar tetap punya peluang menjaga persaingan hingga akhir musim.

Source: www.medcom.id

Baca Juga

Back to top button