Bagi Gen Z, telekonsultasi kini bukan hanya tempat bertanya soal flu atau keluhan ringan. Mereka justru lebih sering datang dengan persoalan yang lebih pribadi, mulai dari kulit, kesehatan mental, hingga kesehatan reproduksi.
Pola itu terlihat berbeda dari milenial dan Generasi X yang cenderung memakai layanan digital untuk keluhan kesehatan umum. Di Halodoc, generasi yang lebih tua lebih sering membawa pertanyaan seputar ISPA, sakit kepala, demam, batuk, dan pilek.
Perbedaan jenis keluhan ini menunjukkan bahwa kebutuhan kesehatan tiap generasi memang tidak sama. Gen Z tampak menjadikan layanan online sebagai ruang yang lebih aman untuk membicarakan hal-hal yang sulit diucapkan secara terbuka.
Salah satu topik yang paling menonjol di kalangan Gen Z adalah masalah kulit. Konsultasi soal ini muncul cukup sering dan menandakan perhatian anak muda terhadap kondisi kulit semakin besar.
Di saat yang sama, konsultasi mengenai kesehatan mental juga meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Fibriyani Elastria, Chief Marketing Officer Halodoc, mengaitkan kenaikan itu dengan situasi yang penuh ketidakpastian dan derasnya arus informasi yang bisa memicu kekhawatiran serta tekanan psikologis.
Bagi banyak anak muda, telekonsultasi memberi jarak yang lebih nyaman saat membahas isu sensitif. Hal ini juga terlihat pada pertanyaan tentang menstruasi dan persoalan reproduksi yang kerap membuat mereka ragu bila harus disampaikan secara langsung.
Layanan daring akhirnya menjadi jalan yang dipilih untuk mencari jawaban tanpa rasa sungkan. Karena itu, telemedicine tidak lagi dipandang sebatas solusi cepat untuk gejala fisik, tetapi juga sebagai ruang konsultasi yang lebih privat.
Pergeseran ini memperlihatkan bagaimana layanan kesehatan digital semakin relevan bagi pengguna muda. Fleksibilitas dan kemudahan akses membuat Gen Z lebih leluasa menggunakan layanan tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka sendiri.
Sementara itu, milenial dan Generasi X lebih sering memanfaatkan layanan kesehatan digital untuk diri sendiri, anak, atau anggota keluarga lain. Pola penggunaan itu ikut membuat jenis keluhan yang muncul cenderung berkaitan dengan penyakit sehari-hari.
Di sisi lain, Gen Z memakai telekonsultasi untuk membahas isu yang lebih personal dan tidak selalu mudah diutarakan. Ruang konsultasi digital pun makin penting karena menyentuh kebutuhan akan privasi, kenyamanan, dan rasa aman saat berbicara tentang kondisi diri sendiri.
Source: lifestyle.bisnis.com




