Adidas Kembali Pegang Bundesliga, Torfabrik Dibawa Pulang Bersama Kesepakatan Hingga 2034

Adidas kembali menancapkan pengaruhnya di sepak bola Jerman lewat kembalinya Torfabrik sebagai bola resmi Bundesliga. Momen ini langsung memberi sinyal bahwa liga tidak hanya menghidupkan lagi simbol lama, tetapi juga mengikat kerja sama jangka panjang dengan salah satu mitra paling bersejarahnya.

Mulai musim 2026/2027, Torfabrik akan digunakan di Bundesliga dan 2.Bundesliga. Menurut DFL, bola yang identik dengan citra kompetisi Jerman itu juga akan dipakai di Franz Beckenbauer Supercup, playoff promosi-degradasi, serta Bundesliga Talent Series untuk pemain muda U-21.

Kehadiran Torfabrik berarti lebih dari sekadar pergantian bola pertandingan. Nama itu sudah lama lekat dengan karakter Bundesliga yang agresif dan produktif, sehingga kembalinya bola ini terasa sebagai penguatan identitas kompetisi domestik Jerman.

Adidas tidak membawa Torfabrik kembali dalam bentuk yang persis sama seperti dulu. Edisi terbaru ini mengambil inspirasi dari Teamgeist, bola yang digunakan pada Piala Dunia 2006 di Jerman, lalu mempertahankan struktur panel khasnya sebagai ciri utama desain.

Di atas dasar desain itu, Adidas menambahkan sentuhan warna hitam, merah, dan emas. Kombinasi tersebut merujuk pada bendera nasional Jerman dan memberi tampilan baru yang tetap membawa rasa nostalgia bagi publik sepak bola di negara tersebut.

Bagi Bundesliga, keputusan ini juga menegaskan bahwa tradisi masih punya tempat kuat di tengah pembaruan visual dan arah kompetisi yang terus berkembang. Torfabrik bukan hanya produk teknis di lapangan, melainkan simbol yang sudah lama menjadi bagian dari wajah liga.

Kerja sama yang melampaui bola resmi

Hubungan Adidas dan DFL tidak berhenti pada penyediaan bola untuk pertandingan. Dalam pengumuman yang sama, Adidas juga memberikan fasilitas pinjaman senilai 100 juta euro kepada DFL untuk mendukung pengembangan talenta muda dan infrastruktur liga.

Kesepakatan itu berlaku hingga 2034 dan memperjelas posisi Adidas sebagai mitra masa depan resmi Bundesliga. Bagi DFL, paket kerja sama ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap liga mencakup dua sisi sekaligus, yaitu kebutuhan pertandingan dan penguatan fondasi jangka panjang.

Kembalinya Adidas ke Bundesliga juga datang pada periode yang sarat makna. Tidak lama setelah masa ini, kerja sama panjang merek tersebut dengan tim nasional Jerman akan berakhir, karena mulai 2027 timnas Jerman beralih dari Adidas ke Nike.

Situasi itu membuat kembalinya Torfabrik ke Bundesliga memiliki bobot simbolik yang semakin besar. Di tengah perubahan pada level tim nasional, kompetisi domestik tetap menjadi ruang yang menegaskan keterhubungan antara sejarah, identitas, dan pembaruan sepak bola Jerman.

Source: mediaindonesia.com

Baca Juga

Back to top button