Menjelang Maghrib, warga Jakarta yang menjalankan puasa Arafah hanya perlu menunggu satu penanda waktu utama, yaitu adzan Maghrib pukul 17.47 WIB. Waktu itu menjadi momen berbuka yang dinanti setelah sehari penuh menahan lapar dan haus.
Jadwal yang sama juga berlaku untuk Depok, Tangerang, dan Bekasi. Dengan begitu, warga Jabodetabek dapat mempersiapkan buka puasa secara serempak sesuai waktu magrib setempat yang tercantum dalam data Bimas Islam Kementerian Agama.
Kesamaan jadwal ini membuat menit-menit terakhir sebelum berbuka terasa lebih tertata. Banyak orang biasanya memanfaatkan waktu tersebut untuk menyiapkan hidangan, memperbanyak doa, dan menjaga ketenangan ibadah sore hingga adzan tiba.
Puasa Arafah sendiri memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Puasa ini dianjurkan menjelang Iduladha dan menjadi salah satu amalan yang sangat diperhatikan umat Islam pada 9 Zulhijah.
Dalam Hadis Riwayat Muslim, Rasulullah SAW menyebut puasa Arafah dapat menghapus dosa dua tahun. Yang dimaksud adalah dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Hari Arafah juga dikenal sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa. Karena bertepatan dengan wukuf di Arafah, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan memanfaatkan momentum yang penuh keberkahan ini.
Selain berpuasa, zikir juga dianjurkan pada hari Arafah. Salah satu bacaan yang disebutkan adalah kalimat tauhid: “Laa ilaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala syai’in qodiir.”
Makna bacaan itu menegaskan keesaan Allah, kepemilikan-Nya atas kerajaan dan pujian, serta kekuasaan-Nya atas segala sesuatu. Ada pula redaksi kalimat tauhid lain yang disebutkan, dengan makna serupa tentang keesaan dan kekuasaan Allah.
Menjelang waktu berbuka, doa juga tetap menjadi bagian penting dari amalan puasa Arafah. Doa yang dapat dibaca antara lain, “Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘alaa rizqika afthartu, birahmatika yaa arhamar raahimiin.”
Artinya, “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Zat Yang Maha Pengasih di antara para pengasih.” Doa lain yang juga disebutkan ialah “Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allahu ta’aalaa.”
Artinya, “Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insyaallah.” Dengan adzan Maghrib Jakarta pada 17.47 WIB, warga yang berpuasa Arafah dapat menata persiapan berbuka sambil terus menjaga zikir dan doa hingga waktu magrib tiba.
Source: www.medcom.id




