Mahasiswa Asing Ikut Menyembelih Kurban Di UB, Masjid Raden Patah Usung Konsep Holistik

Di Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya, pelaksanaan kurban tahun ini tidak berhenti pada penyembelihan hewan semata. Kegiatan itu dirancang dengan pendekatan holistik agar ibadah kurban juga memberi dampak sosial yang lebih luas bagi lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.

Model yang dipakai menekankan pengelolaan yang higienis, saintifik, dan tetap sesuai syariat. Dengan cara itu, kurban diposisikan sebagai gerakan yang tidak hanya berlangsung pada satu momen, tetapi juga membuka ruang manfaat yang lebih berkelanjutan.

Wakil Takmir Masjid Raden Patah UB, Ratno Bagus Edy Wibowo, menjelaskan bahwa konsep holistik tersebut dibuat untuk memperluas kolaborasi lintas negara dalam pengelolaan dan distribusi hasil kurban. Ia juga berharap daging kurban ke depan bisa diolah menjadi produk yang lebih tahan lama agar jangkauan distribusinya semakin luas.

Salah satu hal yang membedakan pelaksanaan tahun ini adalah keterlibatan mahasiswa asing Universitas Brawijaya dari berbagai negara. Mereka tidak hanya menyaksikan, tetapi ikut turun langsung dalam proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban.

Kehadiran mahasiswa internasional itu memberi warna sosial yang kuat dalam kegiatan keagamaan di masjid kampus tersebut. Momen ini juga dirancang untuk mempererat persahabatan, persaudaraan, dan kemanusiaan lintas negara melalui ibadah yang bersifat terbuka dan partisipatif.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para mahasiswa asing menerima pembagian daging kurban. Suasana kemudian berlanjut dengan makan bersama panitia, menciptakan kebersamaan yang menegaskan semangat berbagi di balik pelaksanaan kurban.

Bagi lingkungan universitas, pola seperti ini memberi ruang pembelajaran lintas budaya bagi mahasiswa asing. Mereka bisa melihat langsung bagaimana kegiatan keagamaan dijalankan sekaligus ikut terlibat dalam proses yang mempertemukan nilai ibadah, pengelolaan, dan kepedulian sosial.

Source: jatim.antaranews.com

Baca Juga

Back to top button