Saat malam turun di Surakarta, pilihan makan tidak berhenti pada tempat yang besar atau ramai saja. Tiga nama ini justru terus dicari karena menawarkan suasana yang berbeda, dari tempat santai untuk berkumpul, hidangan khas Jawa, sampai sup hangat yang cocok dinikmati saat udara mulai sejuk.
Keberadaan kuliner malam seperti ini membuat Solo tetap menarik bagi warga lokal maupun wisatawan. Di tengah kota yang hidup setelah gelap, ada menu yang ramah di kantong dan punya karakter kuat, sehingga banyak orang datang kembali untuk merasakan sensasi yang sama.
Susu Segar Shi Jack jadi pilihan santai untuk malam hari
Bagi yang ingin duduk lebih rileks setelah beraktivitas, Susu Segar Shi Jack sering masuk daftar tujuan. Konsep kaki lima modern membuat tempat ini terasa nyaman untuk nongkrong bersama teman atau keluarga.
Pilihan menunya juga cukup beragam, mulai dari ayam crispy, sosis, kentang goreng, hingga aneka camilan dengan berbagai saus. Namun, daya tarik utamanya tetap pada susu segar dengan banyak varian rasa.
Lokasinya berada di Jalan Adi Sucipto Nomor 97, Jajar, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, dengan beberapa cabang lain. Harga menunya berkisar Rp 10.000 – Rp 25.000, sedangkan jam bukanya pukul 15.15 – 23.45 WIB.
Nasi liwet yang tetap dicari di malam hari
Jika berbicara soal kuliner khas Solo, Nasi Liwet Yu Sani sulit dilewatkan. Warung ini sudah lama dikenal sebagai salah satu tempat yang menyajikan nasi liwet dengan cita rasa autentik.
Satu porsi nasi liwet berisi areh gurih, sayur labu siam, suwiran ayam, dan telur pindang. Pengunjung juga bisa menambah lauk seperti ceker, ati ampela, hingga uritan sesuai selera.
Perpaduan rasa gurih dan aroma santan membuat sajian ini terasa pas untuk makan malam. Warungnya berada di Jalan Veteran, Gajahan, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah, dengan harga Rp 22.000 – Rp 60.000 dan jam buka 17.00 – 23.00 WIB.
Timlo hangat untuk udara malam Solo
Nama lain yang tak kalah sering diburu adalah Timlo Maestro. Tempat ini dikenal lewat timlo, sup khas Solo dengan kuah bening yang gurih dan kaya rasa.
Dalam satu mangkuk, pengunjung bisa menemukan sosis Solo, suwiran ayam, telur, hati ampela, hingga kembang tahu. Sajian hangat seperti ini terasa cocok saat malam di Surakarta mulai terasa lebih sejuk.
Ketiga kuliner tersebut menunjukkan bahwa Solo tidak hanya kuat dalam budaya dan sejarah. Kota ini juga punya pilihan makan malam yang dicari karena rasa khas dan suasana makan yang nyaman.
Source: style.tribunnews.com




