Persik Kediri sempat membuat pertandingan terlihat berjalan sepihak saat unggul 3-0 atas Arema FC di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur. Namun, laga pekan ke-31 Super League itu berubah tegang di menit akhir ketika Arema menipiskan jarak menjadi 3-2 dan memaksa tuan rumah bertahan sampai peluit panjang.
Kemenangan ini terasa penting bukan hanya karena tiga poin, tetapi juga karena Persik menunjukkan efisiensi saat peluang datang. Dua gol Ernesto Gomez dan satu gol Telmo Castanheira menjadi pembeda utama, sementara Arema baru menemukan momentum ketika waktu hampir habis.
Persik langsung menguasai arah pertandingan sejak awal. Gol pembuka lahir pada menit ke-8 melalui Ernesto Gomez yang menyambut umpan Jose Enrique Rodriguez, dan penyelesaian itu tak mampu dibendung Lucas Henrique di bawah mistar Arema FC.
Keunggulan cepat tersebut membuat Persik semakin percaya diri menyerang. Tekanan mereka berlanjut lewat bola mati dan transisi cepat, sedangkan Arema kesulitan keluar dari tekanan di area pertahanan sendiri.
Ancaman lain datang melalui Adrian Nicolas Luna yang melepaskan tendangan bebas dan mengenai mistar. Tidak lama kemudian, Persik menambah gol lewat Telmo Castanheira pada menit ke-28, setelah serangan mereka kembali memanfaatkan celah di lini belakang lawan.
Babak pertama ditutup dengan keadaan yang sangat menguntungkan bagi Macan Putih. Pada menit ke-47, Ernesto Gomez mencetak gol keduanya lewat sepakan keras dan membawa Persik unggul 3-0 sebelum turun minum.
Arema Mencari Jalan Keluar
Di babak kedua, Arema menaikkan intensitas untuk mengejar ketertinggalan. Salim Tuharea dan Johan Farizi ikut membantu menekan lebih dalam, tetapi Persik tetap menjaga disiplin pertahanan dan tidak mudah ditembus.
Leonardo Navacchio juga memberi rasa aman bagi Persik saat beberapa peluang Arema mulai mengarah ke gawang. Keadaan itu membuat tim tamu harus menunggu lama sebelum benar-benar bisa memecah kebuntuan.
Gol balasan baru hadir pada menit ke-86 melalui Dalberto. Ia menyelesaikan umpan Salim Tuharea dengan sontekan, dan sejak saat itu tensi pertandingan langsung naik tajam.
Arema belum berhenti menekan setelah gol pertama mereka masuk. Pada masa tambahan waktu menit ke-90+5, Walisson Maia ikut memperkecil kedudukan lewat situasi bola mati, membuat akhir laga berjalan lebih menegangkan dari yang sempat dibayangkan.
Dampak untuk Klasemen dan Susunan Pemain
Hasil ini menjaga Persik Kediri tetap di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 36 poin. Arema FC turun ke posisi ke-11 meski masih mengoleksi 39 poin.
Persik menurunkan Leonardo Navacchio, Krisna Bayu Otto, Ernesto Gomez, Telmo Castanheira, Ady Eko Jayanto, M. Rezaldi Hehanussa, Al Hamra Hehanussa, Rendy Sanjaya, Jose Enrique, Adrian Luna, dan Muhamad Firli. Arema FC memainkan Lucas Henrique, Rio Fahmi, Leo Guntara, Walisson Maia, Gabriel Silva, Arkhan Fikri, M. Anwar Rifai, Matheus Nascimento, Roberto Pimenta, Gustavo Franca, dan Dalberto Luan.
Kemenangan ini juga menegaskan peran para pemain kunci Persik dalam momen penting pertandingan. Ernesto Gomez tampil sebagai pembeda dengan dua gol, sedangkan Telmo Castanheira menjaga jarak aman sebelum Arema membuat laga kembali panas di menit-menit akhir.
Persik Kediri berikutnya akan bertandang ke markas Semen Padang FC di Stadion H. Agus Salim pada Jumat (8/5/2026). Sementara itu, Arema FC dijadwalkan menjamu PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan pada hari berikutnya.





