Langit Jawa Barat pada Sabtu malam ini belum sepenuhnya aman dari hujan. BMKG memperingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, disertai kilat atau petir serta angin kencang yang dapat muncul cepat dan mengganggu aktivitas warga.
Peringatan dini itu disampaikan BMKG pada pukul 18.50 WIB, lalu diperbarui dengan potensi cuaca yang masih aktif hingga pukul 21.00 WIB. Karena itu, masyarakat yang masih berada di perjalanan, terutama antarkota maupun antarprovinsi, diminta lebih waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.
Wilayah yang lebih dulu masuk peringatan
Pada tahap awal, enam wilayah disebut berpotensi terdampak lebih dulu. Daerah itu adalah Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Subang, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Tasikmalaya.
Di Kabupaten Cianjur, wilayah yang disebut adalah Bojongpicung. Kabupaten Tasikmalaya mencakup Cigalontang, Cisayong, dan Rajapolah, sedangkan Kabupaten Ciamis meliputi Cihaurbeuti dan Sindangkasih.
Untuk Kabupaten Subang, wilayah awal yang masuk daftar ialah Sagalaherang, Cisalak, Jalancagak, Kasomalang, dan Ciater. Di Kabupaten Bandung Barat, Rongga ikut disebut, sementara di Kota Tasikmalaya ada Cihideung, Cipedes, Tawang, Indihiang, dan Bungursari.
Peluang hujan meluas ke banyak daerah
BMKG juga menyebut potensi hujan tidak berhenti di enam wilayah tersebut. Sebaran cuaca berpeluang meluas ke 16 wilayah lain di Jawa Barat dengan cakupan yang cukup luas.
Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu daerah dengan daftar terpanjang. Wilayah yang disebut meliputi Pelabuhanratu, Simpenan, Cikakak, Bantargadung, Cisolok, Cikidang, Jampang Tengah, Warung Kiara, Cikembar, Cibadak, Nagrak, Parungkuda, Bojonggenteng, Parakansalak, Cicurug, Cidahu, Kalapanunggal, Kabandungan, Gunung Guruh, Cicantayan, Cisaat, Kadudampit, Caringin, Kebonpedes, Cireunghas, Purabaya, Nyalindung, Gegerbitung, dan Ciambar.
Kabupaten Cianjur juga masuk perluasan cuaca hujan melalui Cibeber, Sukanagara, Campaka, Takokak, Kadupandak, Pagelaran, Tanggeung, Cibinong, Campakamulya, Cijati, Leles, Haurwangi, dan Pasirkuda. Kabupaten Bandung hanya menyebut Nagreg dalam daftar ini.
Daerah lain yang perlu tetap siaga
Daftar wilayah siaga juga mencakup Kabupaten Garut, yang meliputi Garut Kota, Karangpawitan, Wanaraja, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Banyuresmi, Kadungora, Leuwigoong, Cibatu, Kersamanah, Malangbong, Sukawening, Karangtengah, Bayongbong, Cilawu, Bl. Limbangan, Selaawi, Cibiuk, Pangatikan, dan Sucinaraja.
Di Kabupaten Tasikmalaya, wilayah perluasan mencakup Salawu, Cineam, Karang Jaya, Manonjaya, Gunung Tanjung, Singaparna, Mangunreja, Sukarame, Leuwisari, Padakembang, Sariwangi, Sukaratu, Sukahening, Jamanis, Ciawi, Kadipaten, Pagerageung, dan Sukaresik. Sementara di Kabupaten Ciamis, wilayahnya meliputi Ciamis, Cikoneng, Cijeungjing, Sadananya, Cidolog, Panumbangan, Panjalu, Kawali, Panawangan, Cipaku, Jatinagara, Rajadesa, Sukadana, Rancah, Tambaksari, Lakbok, Banjarsari, Pamarican, Cimaragas, Cisaga, Baregbeg, Sukamantri, Lumbung, dan Purwadadi.
Kabupaten Kuningan juga masuk dengan Subang, Selajambe, Darma, Cilebak, dan Hantara. Kabupaten Majalengka hanya mencantumkan Cingambul, sedangkan Kabupaten Sumedang meliputi Wado, Cibugel, Rancakalong, dan Tanjungmedar.
Sebaran hujan juga menjangkau kota-kota
Untuk Kabupaten Subang pada daftar perluasan, wilayah yang disebut adalah Tanjungsiang, Cijambe, dan Serangpanjang. Kabupaten Purwakarta masuk lewat Plered, Darangdan, Maniis, Tegalwaru, Wanayasa, Bojong, dan Kiarapedes.
Kabupaten Bandung Barat kembali disebut melalui Lembang, Parongpong, Cikalongwetan, Cipeundeuy, Cipongkor, dan Gununghalu. BMKG juga memasukkan Kabupaten Pangandaran lewat Mangunjaya, lalu Kota Sukabumi melalui Gunung Puyuh, Cikole, Citamiang, Warudoyong, Baros, Lembursitu, dan Cibeureum.
Di Kota Tasikmalaya, wilayah yang masuk daftar perluasan adalah Kawalu, Cibeureum, Tamansari, Mangkubumi, dan Purbaratu. Kota Banjar juga tercantum melalui Banjar, Pataruman, Purwaharja, dan Langensari.
Dengan kondisi yang masih berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang, warga di wilayah terdampak diminta menyesuaikan aktivitas malam ini. Mereka yang harus bepergian sebaiknya terus memantau perkembangan cuaca dan menghindari area rawan saat hujan turun lebih deras.
Source: berita.murianews.com




