Suasana rapat paripurna di Gedung Nusantara, Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, berubah menjadi sorotan ketika Presiden Prabowo Subianto tiba bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Begitu rombongan masuk ruang sidang, anggota dewan berdiri serentak dan tepuk tangan terdengar riuh mengiringi langkah Prabowo menuju kursi utama.
Penyambutan itu membuat pembukaan sidang terasa berbeda dari biasanya. Lagu “Maju Tak Gentar” ikut diperdengarkan dan memberi warna tersendiri pada momen ketika kepala negara memasuki ruang paripurna.
Prabowo terlihat merespons sambutan tersebut dengan beberapa kali tersenyum dan memberi hormat. Ia juga sempat melambaikan salam namaste kepada anggota dewan yang dilewatinya di ruang sidang.
Setelah momen penyambutan itu, rapat paripurna kembali berjalan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ketua DPR RI Puan Maharani kemudian resmi membuka sidang yang menjadi salah satu agenda penting di parlemen.
Dalam forum yang sama, Prabowo hadir bersama jajaran pimpinan DPR, yakni Sufmi Dasco Ahmad, Sari Yuliati, dan Saan Mustopa. Kehadiran para pimpinan lembaga negara dalam satu ruang menambah bobot politik pada agenda paripurna tersebut.
Perhatian utama dalam sidang itu bukan hanya pada seremoni penyambutan. Agenda yang dibawa Prabowo juga menjadi pusat sorotan karena ia dijadwalkan menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal atau KEM dan PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Langkah tersebut disebut sebagai tradisi baru pemerintah. Selama ini, dokumen pengantar kebijakan fiskal biasanya dibacakan oleh Menteri Keuangan sebagai wakil pemerintah.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai penyampaian langsung oleh Presiden tetap sesuai aturan. Ia bahkan menyebut kemungkinan ini menjadi yang pertama dalam sejarah sidang parlemen Indonesia.
“Mungkin ini baru pertama kali ya,” kata Dasco sebelumnya.
Dengan penyampaian KEM dan PPKF RAPBN 2027 langsung oleh Presiden, sidang paripurna itu mendapat bobot institusional yang lebih kuat. Di sisi lain, sambutan hangat berupa lagu “Maju Tak Gentar” dan tepuk tangan meriah menunjukkan tingginya perhatian terhadap kehadiran Prabowo di ruang parlemen.
Momen tersebut akhirnya menonjol bukan hanya karena unsur seremonial, tetapi juga karena agenda besar yang dibawa ke forum legislatif. Kehadiran langsung Presiden menjadikan rapat paripurna hari itu sebagai titik perhatian penting dalam pembahasan kebijakan fiskal.
Source: www.suara.com




