Kabar mengejutkan datang dari Jawa Timur ketika tiga peristiwa berbeda sama-sama memicu perhatian publik dalam waktu berdekatan. Mulai dari ditemukannya seorang kepala desa meninggal di kantornya, seorang pria yang ambruk saat berjalan kaki, hingga jemaah haji perempuan asal Lamongan yang dipulangkan mendadak sebelum terbang.
Di antara rangkaian kabar itu, temuan di kantor Kepala Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, menjadi salah satu yang paling menyita perhatian. Mujiono ditemukan meninggal dunia pada Minggu (3/5/2026) dalam posisi duduk di kursi sofa di kantornya.
Orang pertama yang mengetahui kejadian itu adalah Khozim, petugas kebersihan. Saat hendak masuk ke kantor kades, ia mendapati Mujiono sudah tidak bernyawa.
Temuan awal di lokasi langsung memunculkan perhatian warga sekitar. Dugaan sementara, kematian Mujiono disebut tak wajar karena ada tali terikat dengan ventilasi di dinding kantor.
Namun polisi belum mengambil kesimpulan apa pun. Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto, menyebut pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga dan masih menyelidiki penyebab pasti kematian.
Pria Ponorogo ambruk di trotoar
Peristiwa lain yang juga menyita perhatian terjadi di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Nologaten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Seorang pria tiba-tiba ambruk dan meninggal dunia di seberang Masjid NU Ponorogo, tepatnya di trotoar depan Depot Mirasa, pada Minggu (3/5/2026) pagi.
Korban sempat berjalan kaki sebelum mendadak terjatuh dan tengkurap. Setelah kejadian itu, ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Korban diketahui berinisial EK, berusia 43 tahun, warga Kelurahan Nologaten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Salah satu saksi mata, Choirul, mengatakan saat kejadian korban juga sedang berjalan.
Jemaah haji Lamongan dipulangkan menjelang penerbangan
Sorotan berikutnya datang dari Lamongan, terkait seorang jemaah haji perempuan yang dipulangkan mendadak menjelang penerbangan. Peristiwa ini menarik perhatian karena terjadi ketika proses keberangkatan sudah semakin dekat.
Kabar tersebut menambah daftar informasi yang paling banyak dibaca di TribunJatim.com dalam Jatim Terpopuler. Tiga peristiwa ini sama-sama memantik perhatian publik karena muncul tiba-tiba dan membutuhkan respons cepat dari pihak terkait.
Di tengah kabar duka dan kepanikan warga, perhatian publik kini tertuju pada detail awal dari masing-masing kejadian. Dari Sidoarjo, Ponorogo, hingga Lamongan, publik masih menunggu kelanjutan penanganan atas rangkaian peristiwa yang terjadi hampir bersamaan tersebut.
Source: jatim.tribunnews.com




