OnePlus Watch 4 mulai menarik perhatian setelah tampil di situs resmi OnePlus, menyusul kemunculannya lebih dulu di Google Play Console. Kehadiran ini membuka gambaran yang cukup jelas soal arah pengembangan smartwatch terbaru OnePlus, terutama pada material bodi, layar, dan sistem operasi yang dipakai.
Meski pembaruannya tidak tergolong besar jika dibandingkan OnePlus Watch 3, perangkat ini tetap membawa sejumlah penyesuaian yang membuat posisinya menarik di kelas smartwatch premium. Fokus utamanya ada pada casing titanium yang lebih ringan, panel layar yang lebih terang, serta Wear OS 6 yang menjadi sorotan paling kuat.
Titanium penuh dan bodi yang lebih ringan
Perubahan yang paling mudah dikenali ada pada material bodinya. OnePlus Watch 4 memakai casing titanium penuh, berbeda dari pendahulunya yang menggunakan stainless steel, sehingga perangkat ini terasa lebih ringan tanpa meninggalkan kesan kokoh.
Smartwatch ini hadir dalam dua pilihan warna, yaitu Evergreen Titanium dan Midnight Titanium. Varian Evergreen Titanium membawa nuansa perak dengan strap hijau, sedangkan Midnight Titanium tampil lebih gelap dengan strap abu-abu.
Dari sisi ukuran, bodinya tercatat 47,4 x 47,4 x 11 mm. Bobotnya 43 gram tanpa strap dan 68 gram saat strap sudah terpasang, sehingga ukuran besar yang dibawa masih terasa proporsional untuk penggunaan harian.
Layar dibuat lebih siap untuk berbagai kondisi
OnePlus turut memperkuat sisi ketahanan pada Watch 4. Perangkat ini disebut memenuhi standar militer MIL-STD-810H dan mendukung penggunaan layar ketika tangan basah, sekaligus diklaim tahan terhadap korosi air laut.
Lapisan pelindungnya menggunakan kaca safir untuk membantu menahan goresan. Di bawahnya, OnePlus menempatkan panel LTPO OLED beresolusi 466 x 466 piksel dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nit.
Gabungan layar terang dan perlindungan yang lebih kuat membuat Watch 4 lebih relevan dipakai di luar ruangan maupun saat berolahraga. Pada perangkat seperti ini, visibilitas layar memang menjadi salah satu faktor yang paling menentukan.
Wear OS 6 jadi pembaruan yang paling terasa
Sektor perangkat lunak menjadi salah satu pembeda utama pada model ini. OnePlus Watch 4 berjalan dengan Wear OS 6 yang dipadukan dengan OxygenOS Watch 8, dan bagian inilah yang dinilai paling penting karena memberi perubahan langsung pada pengalaman penggunaan.
Referensi menyebut peningkatan dari Watch 3 ke Watch 4 tidak terlalu jauh, tetapi kehadiran sistem operasi yang lebih baru tetap menjadi nilai tambah yang kuat. Di saat yang sama, OnePlus juga menambahkan dukungan NFC untuk pembayaran melalui Google Wallet.
Fitur tersebut membuat jam tangan ini tidak hanya berfungsi sebagai perangkat pemantau kebugaran. Pengguna juga bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan praktis sehari-hari yang lebih cepat dan ringkas.
Performa, memori, dan daya tahan baterai
Untuk urusan dapur pacu, OnePlus Watch 4 mengandalkan Snapdragon Wear W5 yang dipasangkan dengan chip BES2800 low-power. Kombinasi ini ditujukan untuk menjaga efisiensi daya saat fitur berat tidak aktif terus-menerus.
Konfigurasi memorinya terdiri dari RAM 2GB dan penyimpanan internal 32GB. Susunan ini menunjukkan kelas premium, sekaligus memberi ruang yang cukup untuk sistem dan aktivitas multitugas di perangkat jam tangan pintar.
Baterainya berkapasitas 646 mAh. OnePlus mengklaim jam ini mampu bertahan hingga 16 hari dalam mode hemat daya dan sampai lima hari dalam mode pintar, dengan pengisian 7,5W yang disebut memerlukan sekitar 75 menit dari kosong hingga penuh.
Fokus kesehatan dan konektivitas tetap lengkap
Pada sisi kebugaran, Watch 4 membawa lebih dari 100 mode olahraga bawaan. Enam di antaranya mendukung pengenalan otomatis, sehingga pengguna tidak selalu harus mengaktifkan mode secara manual saat mulai bergerak.
Sensor yang tersedia juga cukup beragam, meliputi akselerasi, giroskop, detak jantung, oksigen darah, suhu pergelangan tangan, geomagnetik, cahaya sekitar, dan tekanan udara. Kelengkapan ini memperlihatkan fokus OnePlus pada pemantauan aktivitas fisik dan kondisi tubuh.
Konektivitasnya mencakup dual-band Wi-Fi dan Bluetooth 5.2. Untuk navigasi, perangkat ini menggunakan dual-band GPS dengan dukungan Beidou, Galileo, GLONASS, dan QZSS.
Ketahanan air dan posisi di pasar
OnePlus Watch 4 juga hadir dengan sertifikasi 5ATM, IP68, dan IP69. Kombinasi ini membuat jam tangan tersebut tetap cocok untuk pemakaian harian, aktivitas olahraga, serta kondisi yang lebih menuntut terkait air dan debu.
Berdasarkan informasi yang tersedia, perangkat ini pada dasarnya merupakan versi rebrand dari Oppo Watch X3 yang lebih dulu meluncur di China. Hingga informasi ini muncul, OnePlus belum mencantumkan harga resmi maupun detail ketersediaan smartwatch tersebut di pasar.
Source: www.gsmarena.com




