Tretes dan Prigen kerap identik dengan udara sejuk, tetapi daya tarik Pasuruan tidak berhenti pada suasana wisatanya. Di daerah ini, wisatawan juga bisa pulang membawa oleh-oleh yang punya karakter kuat, mulai dari camilan renyah hingga sajian hangat yang lekat dengan identitas lokal.
Pilihan buah tangan itu membuat Pasuruan terasa berbeda di tengah maraknya destinasi pegunungan. Ada produk yang dikenal legendaris, ada yang hanya muncul di wilayah tertentu, dan ada pula makanan khas yang sering diburu setelah wisata selesai.
Bipang jangkar yang paling melegenda
Di antara nama yang paling sering disebut, bipang jangkar menempati posisi istimewa. Oleh-oleh ini disebut sudah ada sejak 1949, sehingga membawa nilai sejarah yang kuat sekaligus rasa yang akrab bagi banyak pencinta camilan manis.
Bahan dasarnya adalah beras ketan dengan cita rasa manis legit. Satu pack bipang jangkar dijual seharga Rp 20 ribu, dan produk ini menjadi salah satu buah tangan yang paling dikenal dari Pasuruan.
Camilan renyah dari ikan lempuk
Pasuruan juga punya oleh-oleh yang berbeda dari kebanyakan camilan manis. Ikan lempuk krispi berasal dari ikan yang ditemukan di Ranu Grati Pasuruan, lalu diolah menjadi keripik ikan atau rempeyek.
Hasil olahannya renyah dan gurih, sehingga cocok dimakan sebagai camilan maupun lauk. Harga per pack berada di kisaran Rp 10 ribu, membuatnya tetap terjangkau bagi wisatawan yang ingin membawa pulang sesuatu yang khas.
Permen jahe dengan sensasi hangat
Bagi pemburu camilan ringan, permen jahe menjadi pilihan yang mudah dikenali. Makanan asli Pasuruan ini dibuat dari campuran jahe dan gula, lalu dikemas dengan kertas berilustrasi khas yang menjadi pembeda tersendiri.
Rasanya manis, chewy, dan memberi efek hangat saat dimakan. Satu pack permen jahe dijual seharga Rp 5 ribu, sehingga sering masuk daftar belanja oleh-oleh yang praktis dibawa pulang.
Lontong kupang dan kuliner yang sulit dilewatkan
Selain camilan, Pasuruan juga menonjol lewat makanan khas yang memperkaya pengalaman wisata. Lontong kupang termasuk yang paling populer karena sulit ditemukan di kota lain dan punya posisi penting dalam identitas rasa daerah ini.
Hidangan tersebut sering dicari saat orang berkunjung ke kawasan yang sejuk seperti Tretes dan Prigen. Kehadirannya membuat pilihan kuliner Pasuruan tidak hanya berhenti pada jajanan kemasan, tetapi juga pada sajian yang langsung dinikmati di tempat.
Rawon nguling, sate komoh, dan wedang ronde
Deretan kuliner khas Pasuruan masih berlanjut lewat rawon nguling, sate komoh, dan wedang ronde. Ketiganya banyak dicari karena cocok dinikmati ketika udara sedang dingin.
Nama-nama itu kerap melekat sebagai rasa yang dirindukan dari Pasuruan. Bagi wisatawan yang singgah ke Tretes dan Prigen, keberadaan aneka oleh-oleh dan kuliner ini membuat perjalanan terasa lebih lengkap.
Source: www.jawapos.com




