Bagi Felipe Ryan Alves Silva, laga terakhir Kendal Tornado FC bukan hanya soal menutup fase grup Pegadaian Championship 2025/2026. Pertemuan dengan Persela Lamongan di Stadion Sriwedari, Solo, pada Minggu sore menjadi kesempatan untuk mengakhiri musim dengan hasil yang ia incar sejak awal.
Gelandang asal Brasil itu menatap duel pamungkas tersebut dengan satu tujuan yang jelas, yakni membawa Kendal Tornado FC menang. Di saat yang sama, laga itu juga menyimpan makna personal karena menjadi penanda berakhirnya kebersamaan hampir 10 bulan bersama Laskar Badai Pantura.
Felipe mengaku merasakan campuran perasaan saat musim mendekati ujung. Ia senang karena bisa menjalani hampir 10 bulan bersama Kendal Tornado FC, tetapi juga sedih karena momen kebersamaan itu segera selesai.
Pemain berusia 27 tahun tersebut menilai masa baktinya di klub meninggalkan kesan yang kuat. Sejak pertama datang, ia merasa diterima dengan baik dan langsung merasakan suasana kekeluargaan yang hangat di dalam tim.
Kesan itu tidak hanya datang dari ruang ganti. Felipe menyebut hubungan antarpemain dan staf pelatih berjalan harmonis, sehingga musim ini terasa lebih spesial dari sekadar rangkaian pertandingan biasa.
Target tetap tinggi di laga terakhir
Meski fase grup segera berakhir, semangat di dalam skuad tidak menurun. Felipe memastikan seluruh pemain tetap ingin menutup perjalanan musim dengan hasil positif saat menghadapi Persela Lamongan.
Menurut dia, para pemain punya perasaan yang sama menjelang laga terakhir. Setelah bekerja keras sepanjang musim, mereka ingin memberi hasil terbaik sebelum kompetisi berakhir.
Felipe juga melihat ada perkembangan yang terasa dari waktu ke waktu dalam tim. Kerja keras harian seluruh anggota skuad menjadi salah satu alasan kenangan musim ini begitu kuat dalam ingatannya.
Rasa bangga membela Kendal Tornado FC
Selain membicarakan target pertandingan, Felipe menaruh perhatian besar pada atmosfer internal tim. Ia menegaskan bahwa kekompakan, kerja keras, dan rasa kekeluargaan membuat dirinya bangga mengenakan seragam Kendal Tornado FC.
Baginya, musim ini bukan hanya soal hasil di lapangan. Perjalanan bersama tim juga menjadi proses yang membentuk kedekatan antarpersonel, dari pemain hingga staf pelatih.
Karena itu, kemenangan atas Persela menjadi penutup yang diharapkan bisa memberi akhir manis. Kendal Tornado FC datang ke laga pamungkas dengan misi sederhana, tetapi penting, yakni menutup fase grup dengan hasil yang mencerminkan kerja keras sepanjang musim.
Felipe memandang duel tersebut sebagai penegasan atas semua yang sudah dibangun selama hampir 10 bulan bersama tim. Dalam suasana yang sarat emosi, kemenangan menjadi cara paling tepat untuk mengakhiri musim yang ia sebut penuh kenangan.
Source: www.jawapos.com




