Sporting Braga mengamankan kemenangan penting atas SC Freiburg dengan cara yang dramatis. Gol di injury time membuat laga semifinal Liga Europa itu berakhir 2-1 untuk tuan rumah di Stadion Municipal de Braga.
Hasil tersebut memberi Braga modal berharga menuju leg kedua pekan depan. Mereka memang hanya unggul satu gol, tetapi cara kemenangan itu diraih memperlihatkan tekanan yang terus mereka bangun sampai menit akhir.
Braga tampil lebih agresif sejak awal dan lebih sering menguasai serangan. Tim asuhan Carlos Vicens menjaga intensitas permainan meski Freiburg berusaha merapatkan lini belakang.
Keunggulan cepat Braga datang pada menit kedelapan lewat Demir Ege Tiknaz. Freiburg kemudian menyamakan skor pada menit ke-16 melalui Vincenzo Grifo setelah memanfaatkan serangan balik.
Setelah skor imbang, pertandingan berjalan lebih ketat dan ruang di area berbahaya makin sempit. Braga tetap memegang inisiatif, tetapi penyelesaian akhir mereka sempat terganggu setelah kapten Ricardo Horta ditarik keluar karena cedera.
Tekanan tuan rumah tidak berhenti di situ. Braga terus mencari celah, sementara Freiburg lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan untuk melakukan transisi cepat.
Dominasi Braga juga terlihat dari catatan statistik pertandingan. Dilansir dari beinsports.com, Braga mencatat 13 tembakan dengan xG 2,37, sedangkan Freiburg hanya membukukan 10 tembakan dengan xG 1,11.
Di tengah tekanan itu, Noah Atubolu sempat membuat Freiburg tetap bertahan. Kiper muda tersebut menggagalkan penalti Rodrigo Zalazar tepat sebelum turun minum dan menjaga skor tetap seimbang saat laga memasuki fase penting.
Aksi itu kembali menegaskan ketenangan Atubolu dalam situasi sulit. Catatannya juga impresif karena ia menjadi penyelamat keenam dari tujuh penalti terakhir yang dihadapinya bersama klub Jerman tersebut di semua kompetisi.
Namun, momen krusial justru datang saat laga memasuki pengujung. Tendangan Vitor Carvalho pada menit ke-92 tidak ditangkap sempurna oleh Atubolu, bola liar langsung disambar Mario Dorgeles, dan Braga memastikan kemenangan tipis di depan pendukung sendiri.
Dengan hasil ini, Braga membawa keunggulan satu gol ke leg kedua dan berada dalam posisi yang lebih nyaman. Freiburg masih memiliki peluang, apalagi klub Jerman itu selalu menang dalam enam laga kandang mereka di Liga Europa musim ini.





